BREAKING NEWS

Deretan Tempat di Asia yang Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO 2019 Selain Sawahlunto


Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menetapkan pertambangan batubara era kolonial Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), sebagai warisan dunia kategori budaya.

Namun tak hanya Sawahlunto saja yang mendapatkan predikat ini. Mengutip situs resmi UNESCO, Senin (8/7), setidaknya ada enam warisan dunia lain yang juga masuk dalam daftar warisan dunia:

Kabar terbarunya, kini tambang batu bara yang terletak di Sumatera Barat itu  sudah resmi ditetapkan sebagai warisan dunia kategori budaya oleh UNESCO dalam sidang ke 43- Komite Warisan Dunia UNESCO PBB di Pusat Kongres Baku, Azerbaijan pada Sabtu (6/7) lalu.

 Bagan – Myanmar

 foto: the myanmar times
UNESCO akhirnya memasukkan kota kuno Bagan di Myanmar sebagai salah satu Situs Warisan Dunia pada tahun 2019 ini setelah hampir selama seperempat abad kompleks kuil ini didaftarkan dalam nominasi situs warisan dunia UNESCO. 

Penetapan Bagan sebagai salah satu situs warisan dunia ini dilakukan setelah melihat bagaimana pentingnya kota seribu candi di Myanmar ini dengan lebih dari 3.500 stupa, kuil, biara dan bangunan-bangunan lain yang dibangun antara abad ke-11 dan ke-13. Dalam sejarahnya kota Bagan mulai dibangun sebelum abad ke 10 Masehi, di masa kekuasaan kerajaan Pagan. 

Kerajaan ini yang jadi asal mula bangsa Burma, suku bangsa terbesar di Myanmar. 

 Jaipur – India 

 foto: getty images

Kota Jaipur juga jadi salah satu kota di Asia yang dimasukkan ke dalam daftar World Heritage Site UNESCO di tahun ini. Jaipur, sebagai kota yang didirikan hampir 300 tahun lalu ini terkenal karena warisan arsitekturnya. 

Dalam sejarahnya Jaipur didirikan dan dibangun dengan perencanaan tata kota yang berangkat dari perpaduan ideHindu Kuno, modern Mughal dan budaya barat.  Nggak cuma itu, kota dengan tembok bersejarahnya ini juga dikenal sebagai ibu kota negara bagian Rajasthan yang kaya akan budaya.

 Mozu – Fruruichi Kofun Group – Jepang 

 foto: unesco

Dari kejauhan tampak seperti bukit berhutan dengan bentuk yang beragam, tapi sebenarnya ini adalah komplek makam atau yang dikenal dengan sebutan kofun . Ada beragam kofun dengan bentuk dan ukuran yang berbeda mulai dari bentuk lubang kunci, kotak hingga bulat.Mozu- Furuichi Kofun Group adalah kelompok besara kofun yang tersebar di tiga kota yang terltak di selatan kota Osaka yakni Sakai, Fuijidera dan Habikino. 

Kofun ini merupakan tempat bersemanyamnya kaum elit Jepang termasuk kaisar Jepang beserta keluarganya dan beberapa barang-barang yang mereka miliki seperti senjata, dan baju besi.  Sebagian besar kofun ini dibangun di antara abad ke 5 dan awal abad ke 6. 

 Megalithic Jar Sites di Xiengkhouang – Plain of Jars – Laos 

 Foto: Laos tourism

Disebut sebagai Plain of Jars, situs megalitik yang satu ini terletak di Laos. Di situs ini ada lebih dari 2.100 guci batu megalitik yan berbentuk tabung. Guci-guci ini dulunya digunakan untuk praktik penguburan di peradaban zaman besi . Selain guci batu, ada pula cakram batu, batu nisan, dan benda-benda yang digunakan dalam prosesi pemakaman yang digunakan di jaman 500 sebelum masehi hingga 500 tahun setelah masehi. 

 Archaeological Ruins of Liangzhu City- China

 Foto: UNESCO

Ini adalah situs arkeologi yang terletak di dekat Sungai Yangtze di Cina. Situs  arkeologi ini sendiri diperikarakan sudah ada sejak sekitar 3300 hingga 2300 sebelum masehi. Situs ini terbagi ke dalam empat area yang didasarkan pada karakteristik warganya yang mayoritas petani di zaman itu. Situs arkeologi ini jadi contoh nyata bagaimana peradaban awal kota yang sudah memiliki perencanaan kota, sistem konservasi air, dan hirarki sosial.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg