BREAKING NEWS

Uniknya Indonesia

Taman Nasional

Sumatera Utara

Paket Wisata

Wisata Sejarah

Event more news

Latest Updates


8 Tradisi Orang Papua Paling Aneh dan Ekstrem yang Jarang Diketahui

(Bombastis.com)
Indonesia adalah negara multikultural yang terdiri atas ratusan suku bangsa dengan bahasa, budaya, dan adat tradisi yang berbeda-beda. Beberapa suku bangsa di Pulau Papua bahkan memiliki tradisi yang tergolong aneh dan ekstrem yang tidak bisa dicerna oleh akal sehat. Tradisi-tradisi aneh dan ekstrem ini merupakan peninggalan leluhur yang telah dianut sejak lama oleh masyarakat Papua.


Berikut ini telah disajikan beberapa tradisi orang Papua yang tergolong aneh dan ekstrem.

1. Wanita Papua Diasingkan di Hutan Jelang Bersalin


Ada kepercayaan di masyarakat tradisional Papua bahwa darah nifas mengundang kesialan. Para wanita hamil yang akan bersalin pun diasingkan di tengah hutan.

Para wanita hamil di pedalaman Papua terbiasa melahirkan seorang diri di tempat yang disebut bevak ini. Ukurannya kecil beberapa ada yang hanya sekitar 1,5 X 1,5 meter dan terbuat dari kayu.

Posisi bevak umumnya jauh dari pemukiman dan berada di tengah hutan. Sang ibu bersama bayinya kelak harus tinggal di sana selama beberapa hari tanpa bantuan dan tanpa pakaian.

Bevak ini posisinya berada dekat dengan jurang. Sebelum ada izin dari suami sang ibu bersama anaknya tidak bisa kembali ke rumah. Kehamilan di masyarakat pedalaman Papua sering dianggap sebagai hal yang tabu.

Tenaga kesehatan dari desa terdekat kesulitan untuk mengubah kepercayaan ini. Apa yang bisa dilakukan adalah mereka berpatroli di hutan menempuh jarak puluhan kilometer berjalan kaki pengunjungi bevak yang ada.

Penyuluhan oleh tim Nusantara Sehat dari Kementerian Kesehatan tentang kehamilan dan persalinan yang sehat sering dilakukan namun tetap saja tidak mudah mengubah pandangan masyarakat terhadap hal ini.   

2. Tradisi Potong Jari

(Instagram/@ethnicvibes.id)
Tradisi Potong Jari dilakukan oleh masyarakat adat di Papua yang kehilangan anggota keluarganya. Setiap terdapat satu orang anggota keluarga yang meninggal maka satu ruas jari tangannya harus dipotong sebagai bentuk cinta kasih.

Menurut anggota suku Dani, menangis saja tidak cukup untuk melambangkan kesedihan yang dirasakan. Rasa sakit dari memotong jari dianggap mewakili hati dan jiwa yang tercabik-cabik karena kehilangan.

Selain itu, alasan mereka memutuskan untuk melakukan tradisi Iki Palek adalah karena jari dianggap sebagai simbol harmoni, persatuan, dan kekuatan.

Bagian tubuh tersebut juga menjadi lambang hidup bersama sebagai satu keluarga, satu marga, satu rumah, satu suku, satu nenek moyang, satu bahasa, satu sejarah dan satu asal. Dalam bahasa Papua, itu disebut dengan "Wene opakima dapulik welaikarek mekehasik”.

3. Tradisi Ararem

(Bombastis.com)
Tradisi Ararem merupakan tradisi arak-arakan untuk hantaran mas kawin menuju tempat dilaksanakannya pernikahan. Saat Tradisi Ararem digelar maka suasana akan sangat ramai oleh masyarakat. Hal unik dari Tradisi Ararem adalah keberadaan bendera merah putih yang turut serta menjadi bagian dari arak-arakan hantaran mas kawin.

4. Mumi Papua

(Instagram/@roel_riot)
Tradisi mumifikasi jenazah tak hanya ada di Mesir, Suku Dani Papua juga melakukan tradisi pembalsaman yang tokoh adat yang meninggal. Teknik mumifikasi dilakukan dengan menjemur dan mengeringkan di dalam goa, kemudian ditusuk dengan tulang babi dan diletakkan diatas perapian.

5. Tifa Darah

 (Instagram/@tifapapuangroup)
Tifa merupakan alat musik pukul khas dari tanah Papua yang menyerupai gendang. Beberapa suku di Papua membuat tifa dengan cara yang cukup mengerikan. Kulit binatang yang digunakan tidak dilekatkan dengan lem atau diikat dengan rotan, melainkan dengan darah. Darah diambil dari bagian paha anggota masyarakat dengan cara disayat silet.

6. Festival Lembah Baliem

(Instagram/@wonderful.indonesiaku)
Festival Lembah Baliem merupakan festival adu kekuatan dari tiga suku besar di Papua yang melambangkan kesuburan. Meskipun identik dengan kekerasan, festival ini tetap aman dan asyik untuk dinikmati pengunjung. Festival Lembah Baliem digelar dengan menggunakan skenario pemicu perang antar suku layaknya film aksi.

7. Tari Imeko

(Bombastis.com)
Nama Imeko diambil dari tiga daerah sembaran yaitu inanwatan, metemani, dan kokoda. Tari Imeko begitu unik karena goyang pantat dan gerakan tangan yang menyerupai kepakan sayap. Tari Imeko hanya dipentaskan dalam acara-acara adat atau saat memasuki rumah baru.

8. Bakar Batu

(Instagram/@syarifrohimi)

Bakar batu merupakan tradisi yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas berkah pertanian yang diberikan tuha. Meskipun namanya bakar batu, tak hanya batu saja yang dibakar tapi juga berbagai umbi-umbian untuk kemudian dimakan bersama.

Bagaimana, apakah anda tertarik mengunjungi wilayah Papua? Tak perlu bingung, NusaPedia menyediakan berbagai promo menarik di bebeberapa hotel di Pulau Papua. Kunjungi link berikut untuk informasi promo selengkapnya

5 Hotel Strategis di Cirebon dengan Fasilitas Lengkap Cuma Rp300 Ribuan


Siap-siap liburan lagi, yuk! Kalau bosan destinasi yang itu-itu aja, mending main ke Cirebon.

Yap, kota yang terletak dekat perbatasan Jawa Tengah dan Barat ini memang dianggap sebagai tempat persinggahan yang menarik. Di sana, kamu bisa berkunjung ke berbagai spot wisata menarik, mulai dari Karaton Kasepuhan, Goa Sunyaragi hingga Kraton Kanoman.

Soal penginapan, nggak perlu khawatir. Lewat NusaPedia, kamu bisa cari hotel strategis di Cirebon yang nyaman dan juga terjangkau. Tentu saja dilengkapi fasilitas lengkap.

Nah, sebagai referensi, NusaPedia punya rekomendasi 5 hotel strategis di Cirebon dengan fasilitas lengkap cuma Rp300 ribuan. Simak, yuk!


Cordela Hotel Cirebon berada di jalan Cipto Mangunkusumo No. 111, Pekiringan, Kesambi. Berjarak sekitar 5 menit berkendara menuju Grage Mall Cirebon, hotel ini juga menyuguhkan pemandangan gunung di beberapa kamarnya. Desainnya yang modern dan minimalis menambah kenyamanan kamu selama menginap. Mulai dengan harga Rp300,620* di Pegipegi, kamu bisa menikmati fasilitas seperti akses WiFi, TV, teko listrik, kamar mandi dengan air panas, dan perlengkapan mandi gratis.

Kamar Deluxe seperti yang kami pesan dapat diinapi dengan rate Rp 200.000 – Rp 300.000,00 / malam lengkap dengan sarapan. Fasilitasnya cukup lengkap untuk sebuah hotel bintang 2: ranjang Queen Size atau Twin Bed, meja kerja, TV, telepon, air mineral, complimentary snacks (biskuit, kopi, teh, gula, dan krimer), teko pemanas dengan cangkir, AC, wifi, lemari, dan toilet / kamar mandi dengan shower air panas. Nggak ada perbedaan berarti antara Deluxe, Deluxe Business, dan Deluxe Executive selain ukuran yang lebih luas.

Buat Family Room, sebetulnya ini adalah 1 kamar dengan ranjang Queen Size dan 1 kamar di sebelahnya dengan ranjang Twin Bed yang dihubungkan dengan Connecting Door. Deluxe Business, Executive, dan Family Room memiliki fasilitas tambahan berupa sebuah mini sofa panjang di tepi ruangan, seperti yang gue inapi di Grand Cordela Hotel Bandung. Di Family Room, kamu juga bisa dapet kamar dengan pemandangan.

Hotel The Radiant


Akomodasi yang nggak kalah nyaman dan terjangkau, Hotel The Radiant sebuah penginapan yang luar biasa berlokasi strategis. Pilihan yang fantastis untuk mendapatkan pengalaman yang nggak terlupakan. Setiap kamar di Hotel The Radiant telah dilengkapi dengan AC, meja, lemari, TV layar datar, serta kamar mandi pribadi dengan perlengkapan mandi. Untuk menambah rasa nyaman kamu, berbagai macam fasilitas, seperti kolam renang outdoor, non-smoking rooms, ice-making machine, dan coffee shop dapat kamu manfaatkan. Buat bermalam di sini, kamu cukup merogoh kocek sedalam Rp328,678* di NusaPedia

Hotel Prima Cirebon


Terletak di jalan Siliwangi No. 107, Hotel Prima Cirebon merupakan hunian buat berlibur yang strategis dan juga dinamnis. Setiap kamarnya memiliki kamar mandi pribadi lengkap dengan shower atau bathtub, AC, televisi layar datar, mini bar, dan perlengkapan mandi. Koneksi internet gratis juga tersedia di seluruh areanya. Tidak ketinggalan layanan kamar 24 jam dan laundry untuk memenuhi kebutuhan kamu. Berbagai aktivitas bisa kamu lakukan selama menginap di Hotel Prima Cirebon. Setelah berwisata, segarkan diri kamu di kolam renang yang tersedia lengkap dengan kolam khusus anak. Nikmati semuanya dengan bujet mulai dari Rp330,092* di NusaPedia

BATIQA Hotel Cirebon


BATIQA Hotel Cirebon adalah pilihan hotel yang tepat untuk Anda yang gemar menjelajahi keramahan kota. Perpaduan desain tradisional dan modernnya menciptakan kenyamanan dan pengalaman menginap yang tak terlupakan. BATIQA Hotel Cirebon menyediakan kamar-kamar dengan fasilitas lengkap berupa TV, meja dan kursi, mesin pembuat kopi dan teh, akses internet cepat, serta mini bar. Kamu bisa bermalam di sini dengan bujet mulai dari Rp336,694* di NusaPedia

Metland Hotel Cirebon

Metland Hotel Cirebon merupakan hotel bintang tiga yang berlokasi di jalan Siliwangi No. 61. Setiap kamar di sana dilengkapi dengan peralatan mandi, AC, TV, minibar, sandal, dan lain-lain. Jangan lupa manjakan dirimu dengan fasilitas, seperti spa, resto, kedai kopi, massage, lounge, conference room, dan lain-lain. Dengan harga mulai dari Rp 371,901* di NusaPedia, kamu bisa menginap di Metland Hotel Cirebon.
Mau main ke sini? Sekalian liburan ke Cirebon! Yuk, pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan cari hotel murah di Cirebon lewat NusaPedia! Selamat liburan!

10 Fakta Mengejutkan Tentang Beberapa Keajaiban Buatan Manusia di Dunia

10 Fakta Mengejutkan Tentang Beberapa Keajaiban Buatan Manusia di Dunia

Setiap orang dengan rasa penasaran yang tak terpuaskan cukup akrab dengan sebagian besar keajaiban dunia. Ada tujuh keajaiban dunia berdasarkan popularitas dari survei yang dilakukan di antara 100 juta orang. Daftar itu termasuk Tembok Besar Cina (Cina), Christ the Redeemer (Brasil), Machu Picchu (Peru), Chichen Itza (Meksiko), Taj Mahal (India), Petra (Yordania), dan Colosseum Romawi (Roma). 

Terlepas dari para pemenang, ada 14 keajaiban lagi yang berhasil masuk ke babak final. Namun demikian, semua 21 monumen dan arsitektur di babak final menarik. Dari bangunan yang dibangun lebih dari 2.000 tahun yang lalu dengan rekayasa rumit hingga bangunan yang dibangun dengan arsitektur indah di abad pertengahan, keajaiban dunia ini mencakup segala sesuatu yang sangat indah yang diciptakan oleh manusia. Banyak dari kita lebih dari terbiasa dengan semua fakta utama yang membuat keajaiban dunia menjadi istimewa. 

Namun, ada beberapa fakta yang sebagian besar dari kita tidak sadari. Di bawah ini adalah beberapa fakta yang kurang diketahui tentang beberapa keajaiban yang pasti akan memukau Anda.

1. Memotret Menara Eiffel di Paris adalah ilegal saat lampunya menyala.

Image credits: Pixabay

Menara Eiffel adalah perwujudan hidup dari teknik yang indah. Pada malam hari, ketika lampu Menara Eiffel menyala, orang hampir tidak bisa menahan diri untuk mengambil gambar. Namun, memotret keajaiban ini di malam hari merupakan pelanggaran terhadap hak cipta artis. Lembaga yang melayani menara tersebut, Société d 'Exploitation de la Tour Eiffel (SETE), secara resmi menyatakan bahwa lampu-lampu di menara adalah karya artistik. Lampu dilindungi oleh hukum hak cipta Eropa. 

Dengan kata lain, semua variasi lampu di Menara Eiffel seperti iluminasi emas, kelap-kelip, suar, dan bahkan pencahayaan selama acara khusus dilindungi.Selain itu, menurut Undang-Undang Uni Eropa, hak cipta artis mana pun berakhir 70 tahun setelah kematian artis. Lampu dipasang oleh seniman Pierre Bideau, yang hidup, jadi aman untuk mengasumsikan bahwa undang-undang hak cipta mungkin ada selama satu dekade lagi. Penggunaan gambar Menara Eiffel dengan lampu menyala hanya dapat diterima dengan otorisasi yang sesuai dari SETE. Meskipun, setiap gambar yang diambil dari atas menara ini bebas hak cipta. (source)

2. Menara Miring Pisa telah selamat setidaknya dari empat gempa kuat.

Image credits: Pixabay

Beberapa pertanyaan yang muncul pada pandangan pertama dari keajaiban ini adalah, "Mengapa itu condong?" Dan "Akankah jatuh?" Namun, akan sangat mengejutkan Anda mengetahui bahwa menara miring ini telah berhasil melewati setidaknya empat, gempa bumi yang kuat. Meskipun dirancang untuk dibangun dengan vertikal sempurna, Menara Miring Pisa mulai bersandar bahkan selama konstruksi. 

Alasan untuk lean adalah tanah yang lunak dan fondasi menara yang tidak stabil. Sejak pembangunannya dimulai sekitar 1173, setidaknya empat gempa kuat telah menghantam kota Pisa. Yang mengejutkan, menara yang terlihat rapuh ini selamat dari semuanya.Rahasia kekuatan menara ini adalah interaksi tanah-struktur yang dinamis. Tanah lunak di bawah menara tidak membiarkan menara di atas bergetar dengan gerakan tanah yang disebabkan oleh gempa bumi. Ajaibnya, tanah yang sangat lunak yang menyebabkan lean inilah yang membuat menara ini aman dari gempa bumi.(source)

3. Sampai saat ini, kami tidak begitu yakin tentang bagaimana Piramida Agung Giza dibangun.


Image credits: Jack Versloot/Flickr

Piramida Agung Giza adalah yang tertua dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Selain itu, itu juga satu-satunya keajaiban kuno yang tetap utuh. Dibangun sekitar tahun 2560 SM, Piramida Agung Giza adalah bangunan tertinggi selama lebih dari 3.800 tahun. Sekitar 2,3 juta blok batu digunakan dalam pembangunan piramida ini. Ketika memandangi keindahannya, orang tidak bisa tidak bertanya-tanya bagaimana keajaiban ini dibangun. 

Namun demikian, sejauh ini kami tidak memiliki bukti konklusif tentang bagaimana itu dibangun.Banyak ilmuwan memiliki teori mereka, tetapi semuanya tetap tidak terbukti. Beberapa ahli memiliki teori yang melibatkan sistem landai. 

Banyak yang lain mengklaim bahwa sistem tersebut melibatkan tangga linier. Kepercayaan yang paling diterima adalah bahwa batu-batu besar dipindahkan dari tambang dan diangkat ke tempatnya secara manual. Semua teori yang disebutkan di atas didasarkan pada dugaan. Akibatnya, bagaimana Piramida Agung Giza dibangun masih menjadi misteri.(1)

4. Hampir 30% Tembok Besar Tiongkok telah menghilang sejak dibangun.

Image credits: Severin.stalder/Wikimedia

Tembok Besar terbuat dari batu bata dan merupakan struktur yang membentang bermil-mil. Selama bertahun-tahun, 30% tembok telah lenyap karena kondisi cuaca buruk, kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan wisata, dan perampokan batu bata oleh penduduk setempat untuk membangun rumah mereka. Dari tembok sepanjang 6.300 km yang dibangun pada masa Dinasti Ming, hanya sekitar 4.338 km tembok yang masih berdiri hingga hari ini.Selain itu, survei oleh Great Wall Society juga melaporkan bagaimana tanaman yang tumbuh di dinding merusaknya. 

Beberapa ahli mengklaim bahwa paparan angin dan hujan terus menerus yang terus menerus juga membuat dinding menjadi lemah. Beberapa menara menjadi sangat goyah sehingga mungkin runtuh dalam satu hujan badai. Diperkirakan bahwa lebih dari 37 mil dinding akan hilang dalam 20 tahun ke depan karena badai pasir. Sayangnya, semua hal ini menyebabkan kerusakan pada artefak konstruksi manusia terpanjang di dunia.(1, 2)

5. Colosseum besar di Roma pernah digunakan sebagai kuburan dan bahkan sebuah kastil.

Image credits: Pixabay

Amfiteater terbesar di dunia ini terletak di pusat kota Roma. Itu memiliki kapasitas 50.000 hingga 80.000 penonton. Bangunan ini digunakan untuk hiburan di awal abad pertengahan. Yang paling penting, itu digunakan untuk kontes gladiator, perburuan hewan, pertempuran laut tiruan, peragaan kembali pertempuran terkenal, dan drama mitologi klasik.Meskipun monumen ini secara substansial hancur, masih terdaftar dalam daftar The New Seven Wonders of the World. 

Pada akhir abad ke-6, amfiteater ini diubah menjadi kuburan, dan ruang berkubah Colosseum disewakan sebagai toko. Tidak sampai 1200 ketika keluarga Frangipani mengambil alih Colosseum untuk menggunakannya sebagai istana mereka. Amfiteater yang indah yang kita kenal sekarang digunakan selama berabad-abad dalam berbagai kapasitas. Saat ini, hanya sepertiga dari stan Colosseum asli yang merupakan daya tarik wisata tetapi juga digunakan untuk berbagai upacara Katolik Roma.(1, 2)

6. Tanah tempat Chichen Itza dibangun, salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia, dimiliki secara pribadi hingga 2010.

Image credits: Pixabay

Chichen Itza, kota yang dibangun oleh orang-orang Maya, terletak di Negara Bagian Yucatan, Meksiko. Ini adalah salah satu kota Maya terbesar di masa lalu. Selain itu, beberapa data mengklaim bahwa ini juga salah satu kota mitos yang dirujuk dalam literatur Mesoamerika. Bangunan-bangunan kota ini memiliki arsitektur yang sangat unik yang merupakan hasil dari populasi yang beragam.Anehnya, tanah, di mana kota yang indah ini dibangun dimiliki secara pribadi hingga 29 Maret 2010. 

Barbachanos telah membeli tanah ini pada tahun 1944 dari seorang arkeolog Amerika, Edward H. Thompson, dan telah memilikinya sejak saat itu. Namun, konstitusi selalu mengklaim bahwa monumen arkeologi selamanya milik bangsa. Tanah kota Chichen Itza dimiliki secara pribadi selama sekitar 500 tahun. Namun demikian, pada 2010, tanah itu dijual ke Negara Bagian Yucatan, Meksiko.(source)

7. Sebuah benda yang lebih besar dari rata-rata paus biru baru-baru ini ditemukan terkubur di pasir dekat gua Petra

Image credits: Dennis Jarvis/Flickr

Petra adalah kota bersejarah yang terletak di Yordania selatan. Kota ini diyakini telah dihuni sekitar 9000 SM. Selama bertahun-tahun, banyak peradaban yang tak terhitung jumlahnya telah mendiami Petra atau berinteraksi dengan peradaban yang mendiami Petra.

Overview of the monumental platform. Image credits: G al Faqeer, I LaBianca via The Guardian

Sebuah monumen besar yang berasal dari hampir 2.150 tahun telah ditemukan terkubur di bawah tanah dekat Petra. Monumen ini hampir 184 kaki x 161 kaki. Karena terkubur di bawah tanah, struktur ini tersembunyi dan sulit dijangkau. Monumen ini dimakamkan hampir di pusat kota.

Fakta yang paling mengejutkan adalah bahwa struktur ini terlewatkan oleh survei sebelumnya dan tidak disebutkan di manapun dalam sejarah. Monumen tidak terhubung ke Petra dan secara misterius tersembunyi di luar jangkauan. Monumen baru ini menambah misteri keberadaan gua-gua ini.(1, 2)

8. Stonehenge yang misterius membutuhkan waktu sekitar 1.500 tahun untuk diselesaikan.

Image credits: Lawrie Cate/Flickr

Mereka mungkin terlihat seperti sepasang batu yang diletakkan di dataran, tetapi mereka lebih dari itu. Stonehenge, monumen prasejarah di Inggris, terdiri dari cincin batu yang berdiri. Setiap batu memiliki berat sekitar 25 ton dan panjang hingga 15 kaki. Para arkeolog percaya bahwa itu dibangun secara bertahap di suatu tempat antara 3000 dan 2000 SM.

Menurut fakta yang diberikan oleh penanggalan radiokarbon, banyak ahli percaya bahwa situs tersebut membutuhkan waktu sekitar 1.500 tahun untuk menyelesaikannya. Dua jenis batu digunakan untuk membuat monumen ini - batu sarsen besar dan batu permata kecil. Transportasi adalah salah satu dari beberapa tahap konstruksi Stonehenge. Beberapa dari batu-batu ini diangkut dari jarak lebih dari 250 km. Sementara itu, sarana transportasi mereka masih menjadi misteri.(1, 2)

9. Tidak seperti bangunan konvensional, bangunan di kota Machu Picchu dibangun tanpa menggunakan semen.


Image credits: Pixabay

Terletak 7.970 kaki (2.430 meter) di atas permukaan laut, Machu Picchu memang merupakan prestasi teknik yang tak tertandingi. Kota Inca ini terpilih sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia pada tahun 2007. Inca, peradaban yang membuat struktur ini, membuatnya tanpa menggunakan mortar.Orang-orang yang membangun struktur ini adalah ahli teknik bangunan yang disebut "ashlar." Batu-batu yang digunakan diukir dengan sempurna dan cocok satu sama lain seperti potongan-potongan puzzle. Semua batu sangat cocok bersama. Suku Inca juga membangun teras dan potongan batu yang sesuai untuk mengalirkan air secara efisien. 

Selain itu, banyak kanal yang menghubungkan kota ini bertanggung jawab untuk irigasi dan mencegah erosi. Bangunan-bangunan ini telah berdiri kokoh sepanjang ratusan tahun meskipun hujan deras, erosi, tanah longsor, tanah longsor, dan banjir. Bahkan pada ketinggian yang tidak dapat dipercaya dan dengan cuaca yang keras, bangunan-bangunan di kota ini telah berdiri kokoh selama 500 tahun.(source)

10.Borobudur Candi Buddha terbesar dunia memiliki Total 2672 relief yang terdiri dari 1212 relief dekoratif dan 1460 relief kisah

Image credits: borobudurpark

Candi Borobudur berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 123 x 123 meter. Terdapat 504 arca Buddha yang terletak dalam 432 relung di teras bujursangkar dan 72 stupa berlubang di teras lingkar. Total 2672 pahatan relief yang terdiri dari 1212 relief dekoratif dan 1460 relief kisah Buddha.

Bagi kamu yang sudah ke sana, pasti tahu benar bahwa Candi Borobudur dibangun dari susunan balok vulkanik. Uniknya, meski balok tersebut tersusun tanpa perekat, namun candi ini tetap berdiri kokoh. Pertanyaanya, darimana asal balok vulkanik tersebut? Siapa yang menyusunnya?
Entahlah, sampai sekarang hal tersebut masih mejadi misteri karena belum ada penelitian yang menyebutkan asal muasal batuan vulkanik tersebut.

Banyak ahli yang mencoba mengintepretasikan nama Borobudur. Raffles sendiri mengartikan Borobudur dalam 3 versi nama, yaitu Borobudur yang bermakna Buddha Agung (Boro= Agung, Budur= Buddha), tempat yang kuno (Boro= nama daerah, Budur= kuno), dan banyak Buddha (Boro= Banyak, Buddur= Buddha).

Sedangkan dalam situs Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Borobudur berarti pohon kehidupan yang tumbuh subur di sekitar candi.


Taman Wisata Alam Muka Kuning : 'Membelah' Oase Hijau Kota Batam


Taman Wisata Alam Muka Kuning - Secara Administrasi Pemerintahan, Taman Wisata alam Muka Kuning terletak ini terletak di kawasan Simpang Dam, Muka Kuning, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Letaknya berdekatan dengan kawasan industri Batamindo, di mana terdapat banyak pekerja dari seluruh Indonesia yang berdomisili di sekitar kawasan Muka Kuning.

Sebagai kawasan konservasi, Taman Wisata Alam Muka Kuning menyimpan banyak keanekaragaman hayati.sejumlah flora khas yang ada di kawasan itu adalah bintagur, tempoyam, nibung, kempsa, pasak bumi, balam, meranti, riang-riang, manggis-manggisan, dan pelawan. Sedangkan fauna yang hidup di kawasan seperti kera ekor panjang, babi hutan, kancil, napu, kijang, lutung, beruk, bajing, biawak, tiung, gagak, tekukut, raja udang, dan elang laut.

Sejarah Penetapan Taman Wisata Alam

Kawasan hutan wisata muka kuning Ditetapkan melalui SK.Menhut No.427/Ktps-II/1992 Tanggal 5 Mei 1992 dengan luas kawasan 2.065,62 Ha. Kawasan ini berbatasan, sebelah Timur dengan Kel.Tanjung Piayu, sebelah Barat dengan HL. Bukit Tiban, sebelah Selatan dengan Kel.Sagalung. Secara Geografis kawasan ini terletak di 0 59’-0 112’LU dan 103 53’30’’-140 8’30” BT. Kawasan ini berada di Kec.Batam Timur Kota Batam Provinsi Kepulaua Riau.

Mempunyai fungsi pokok sebagai perlingdungan sistem penyangga kehidupan pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa liar serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya yang terutama dimanfaatkan kegiatan wisata/alam.

Potensi Taman Wisata Alam Muka Kuning

Batam mempunyai luas hutan sebesar 52225,456 Ha (Badan Pusat Statistik Kota Batam, 2014). Satu diantara hutan yang terdapat di Batam adalah Hutan Wisata Pancur, Hutan ini mempunyai nama asli Taman Wisata Alam Muka Kuning. Kawasan Taman Wisata Alam Muka Kuning memiliki pohon-pohon yang tinggi dan udara yang lembab sehingga habitat yang sesuai untuk pertumbuhan jamur.

Ada bermacam-macam flora, di antaranya ada kantong semar, bintagur, tempoyam, nibung, kempsa, pasak bumi, balam, meranti, riang-riang, manggis-manggisan, dan pelawan. Faunanya juga tak kalah beragam, seperti ada kera ekor panjang, babi hutan, kancil, napu, kijang, lutung, beruk, bajing, biawak, tiung, gagak, tekukut, raja udang, dan elang laut. 
Rumah Kantung Semar. Foto: Harley Sastha

Nuansa khas hutan hujan sangat jelas terlihat. Medan jalur tracking-nya tidak berat. Beberapa tanjakan yang saya lalui masih cenderung landai. Tidak ada yang ekstrem. Kemiringannya tidak lebih dari 15 derajat.  
Dari Kampung Trembesi, kami tracking memasuki hutan Taman Wisata Alam Muka Kuning menuju camping ground yang berada di sekitar Waduk Muka Kuning. Menikmati panorama hutan disepanjang jalur tracking di jantung Kota Batam memiliki sensasi tersendiri. Walaupun tidak sempat bertemu dengan jenis satwa yang ada hidup disini, namun tetap tidak mengurangi keseruannya.  
Setelah berjalan sekitar 90 menit 'membelah' hutan, akhirnya saya pun tiba di salah satu objek wisata alam yang ada di dalamnya. Telaga Bidadari, begitu nama tempat tersebut dikenal. NusaPedia sendiri belum mendapat informasi, kenapa tempat tersebut diberi nama seperti itu. Asumsi NusaPedia, mungkin karena tempatnya yang berada di tengah hutan Taman Wisata Alam Muka Kuning yang sunyi. Berada di antara bebatuan dengan aneka bentuk, membuat telaga tersebut terlihat unik dan menarik. Kolam telaga memang mengundang siapa pun yang tiba di tempat ini untuk merasakan kesegaran airnya. Namun, karena tidak membawa pakaian ganti, saya pun melewati kesempatan tersebut.   
Sumber Gambar : jejakpiknik

Meninggalkan kawasan telaga bidadari, saya kembali ke jalur tracking untuk menyusuri hutan. Melalui beberapa jembatan kayu. Sekitar setengah jam mendekati area camping ground, jalur tracking yang melintasi pinggiran Waduk Muka Kuning.  
Sepanjang jalur ini menyajikan panorama tersendiri. Sesekali, kamu dapat berjalan ke sisi waduk untuk melihat lebih dekat. Terlihat cantik dan menyegarkan. Di tengah-tengah waduk terlihat ada daratan kecil seperti pulau.
Embusan angin waduk memberikan kesejukan setelah berjalan menyusuri hutan. Serasa ingin berlama-lama rasanya. Suasanya tenang dan sunyi. Rumpun kantong semar yang tumbuh di pinggir waduk menarik perhatian saya saat itu. Salah satu jenis kantong semar yang hidup di dalam kawasan Taman Wisata Alam Muka Kuning.

  Keragaman Flora dan Fauna Taman Wisata Alam Muka Kuning 

a.Flora : Bintangur (Callophylum pulcherrimum), Tempoyam, Nibung (Oncosperma tiqilaria), Pasak bumi (schoutania sp),Kempas (Koompasia malaccencis). Balam (Palaquium sp), Ring-riang (Ploiarium altermifolium), Manggis-manggisan (Garcinia sp), Meranti (Shorea sp), Pelawa (Tristania sp).
b. Fauna : Kera ekor panjang (Macaca fascicularis), Babi hutan (Susscrofa), Kancil (Tragulus javanica), Napu (Traglusnapu), Kijang (Muntiacus muntjak), Lutung (Presbytis cristata), Beruk (Macaca nemestrina), Bajing (Callosciarus rotatus), Biawak (Varanus salvator), Tiung (Gracula sp), Gagak (Corpus sp), Tekukur (Streptopelia sp), Raja udang (Halcyon concreta), Elang laut (Haliatus leucogaster)

Cara Menuju Taman Wisata Alam Muka Kuning

Taman Wisata Alam Muka Kuning berada di tengah-tengah pulau Batam-Kota Batam, dengan akses jalan raya yang mengelilinginya. Jarak Batam Centre ke lokasi kawasan Taman Wisata Alam Muka Kuning hanya sekitar 3-5 kilometer.

Sumber Gambar : bbksdariau.id
Untuk mencapai kawasan Taman Wisata Alam Muka Kuning dapat ditempuh dengan route berikut:

Dari Jakarta ke Batam menggunakan pesawat udara 1,5 jam, untuk selanjutnya dari Bandara International Batu Besar-Hang Nadim ke lokasi kawasan Taman Wisata Alam Muka Kuning dapat menggunakan transportasi darat (taxi, dll.)

Alternatif lainnya dari Jakarta ke Batam, kalian dapat naik kapal laut dengan waktu tempuh sekitar 24 jam atau Jet Voil sekitar 17 jam. Lalu dari Pelabuhan Sekupang, Batam, ke TWA Muka Kuning menggunakan transportasi darat sekitar 20 menit. 

Fasilitas Taman Wisata Alam Muka Kuning


Namun jangan salah, di lokasi ini toilet bersih dan nyaman. Ada juga musala. Selain itu, ada fasilitas edukasi juga yang dibangun: Rumah Edukasi buat kamu yang ingin membaca buku-buku dan berdiskusi tentang konservasi alam serta berkegiatan di dalamnya sambil menikmati kopi nusantara. Di dalam Rumah Edukasi tersebut juga terpampang peta kawasan konservasi di Indonesia. 

Fasilitas toilet yang unik bentuknya di camping ground juga nyaman dan bersih. Foto: Harley Sastha

Tidak jauh dari tempat tersebut, ada juga rumah kantong semar. Di sini, kalian dapat melihat langsung jenis-jenis kantong semar yang menjadi penghuni Taman Wisata Alam Muka Kuning. Lengkap dengan informasi mengenai apa itu kantong semar serta bagaimana cara tumbuhnya dan lainnya.Untuk kalian yang ingin menuju Taman Wisata Alam Muka Kuning gampang, kok. 


Lokasinya sangat strategis, karena akses jalan raya mengelilinginya. Jarak Batam Centre ke lokasi hanya sekitar 3-5 kilometer.