BREAKING NEWS

Uniknya Indonesia

Taman Nasional

Sumatera Utara

Paket Wisata

Wisata Sejarah

Event more news

Latest Updates


Tips mengurangi rasa cemas Di tengah pandemik Covid -19

Tips mengurangi rasa cemas Di tengah pandemik Covid -19 ( Sumber Gambar : kalbaronline.com )

Virus Corona (Covid-19) yang mewabah sejak akhir tahun 2019 lalu telah menjadi momok menakutkan setelah ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). 

Covid-19 merupakan virus sudah menyebar ke penjuru dunia, termasuk di Indonesia. 

Virus ini menyebar melalui cairan yang berasal dari hidung dan mulut, dan untuk itu kita diwajibkan untuk memakai masker agar terhindar dari cairan tersebut. 

Di Indonesia, pandemik covid-19 semakin hari semakin mengkhawatirkan dan membuat masyarakat khawatir dan cemas akan keselamatan. Kekhawatiran ini akan mengganggu psikologis setiap orang. 

Secara psikologis gangguan kecemasan adalah rasa cemas secara berlebihan terhadap ancaman yang belum tentu nyata. 

Agar kita tidak terlalu cemas terhadap Pandemi Covid-19 ini, kita bisa melakukan 5 Tips ini : 


1.Kurangi mengupdate berita buruk mengenai pandemik ini

Images Source : (suara.com )

Kegiatan ini sangat perlu dilakukan setiap orang. Jika kita selalu membaca berita yang baik seperti kesumbuhan pasien, akan membuat diri kita tenang dan gembiran. 

Sebaliknya jika kita sering membaca berita mengenai kematian pasien, ini akan membuat masyarakat akan cemas dan khawatir akan pandemik ini.

2. Berpikir positif dan berpikir sehat
Logo Baru kemenkraf
Images Source : (brta.in )

DJika kita berpikir postif, akan memperkuat sistem imun lohh. Karena, Hubungan antara pikiran, jiwa dan tubuh ini juga mampu mempengaruhi tubuh sampai tingkat sel. 

Dimana sel tubuh kita juga mampu bekerja lebih baik ketika pikiran kita tidak stress. Sistem pertahanan tubuh atau imun tubuh juga meningkat dan memperkecil kemungkinan untuk jatuh sakit. Berpikir positif ini bisa terhindar dari stress lohh.


3. Tetaplah berdoa kepada Sang Maha Pencipta

Logo Baru kemenkraf
Images Source : (Google)

DBerdoa ini merupakan hal yang sangat penting, selain mendakatkan diri dengan Sang Pencipta,  kita bisa melakukan ibadah lainnya agar diri kita menjadi lebih tenang ketika menghadapi masalah.

4.Lakukanlah kegiatan positif

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( goodnewsfromindonesia.id )

Selain berpikir positif, melakukan kegiatan positif juga perlu lohh, agar kita tetap senang dan tidak terlalu cemas menghadapi pandemik ini. 

Seperti : membuat kue, olahraga bersama, memasak,menonton film yang gembira contoh Film India dan kegiatan lainnya.

5.Selalu menjaga kebersihan lingkungan dan diri


Logo Baru kemenkraf
Images Source : (goodnewsfromindonesia.id )

Setelah melakukan segala aktivitas baik di luar rumah maupun di dalam rumah, jangan lupa membersihkan diri kita dan lingkungan kita. 

Karena kebersihan itu penting lohh, agar lingkungan kita terhindar dari kuman-kuman. Dan jangan lupa berjemur di waktu pagi.

tulah tips - tips untuk mengurangi cemas di tengah pandemi Covid -19 yang kepada kalian semua semoga bermanfaat dan pandemi Covid - 19 ini segera berakhir Amin

7 Desa Adat di Indonesia yang Telah Mendunia, Bukti Keragaman Bangsa!

Desa Adat Kete Kesu adalah salah satu tanah keramat di Pulau Sulawesi menyimpan tradisi peninggalan nenek moyang Bangsa Indonesia sejak 500 tahun lalu. 

Desa Adat di Indonesia yang Telah Mendunia, Bukti Keragaman Bangsa( Sumber Gambar : kementerian Pariwisata)

Indonesia memiliki beberapa desa adat yang telah dikenal di mata dunia. Keberadaan desa adat ini menjadi bukti bahwa Indonesia adalah bangsa yang sangat beragam suku dan budaya. 

Indonesia memiliki lebih dari ribuan suku bangsa dengan bahasa, kebiasaan, dan adat istiadat yang berbeda-beda. Berdasarkan sensus BPS tahun 2010, di Indonesia terdapat 300 kelompok etik dan 1.340 suku bangsa. 

Mengenal lebih dekat dengan kebudayaan dan tradisi adat di Indonesia, anda dapat berkunjung ke sejumlah desa adat di Indonesia. Berikut ini beberapa diantaranya yang telah mendunia.

1. Desa Adat Kete Kesu, Toraja

Logo Baru kemenkraf
Images Source : (shatterstok )

Desa Adat Kete Kesu adalah salah satu tanah keramat di Pulau Sulawesi menyimpan tradisi luhur peninggalan nenek moyang Bangsa Indonesia sejak 500 tahun lalu. 

Desa Adat Kete Kesu masuk di wilayah Toraja, Sulawesi Selatan yang dihuni oleh Suku Toraja. 

Pengunjung yang datang akan disuguhi megahnya rumah-rumah adat Tongkonan yang tinggi. Masyarakat Suku Toraja terkenal akan ritual pemakamannya yang unik, dimana jenazah kan dibukuburkan di dinding batu.

2. Desa Adat Suku Baduy, Banten 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : (detik )

Siapa sangka, tidak jauh dari wilayah ibukota berdiri sebuah desa adat yang masih patuh melestarikan kebudayaan luhur nenek moyangnya. 

Desa Adat Suku Baduy berada di pedalaman hutan Banten yang dihuni sekitar 20 ribu anggota suku. 

Suku Baduy identik dengan pakaian serba hitam atau putih. Mereka terbilang primitif dan menutup diri dari modernisasi zaman. Namun demikian, mereka tetap terbuka untuk wisatawan atau siapapun yang ingin mempelajari kebudayaannya.

3. Desa Adat Wae Rebo, NTT 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : (genpi.co )

Desa Adat Wae Rebo telah ditetapkan sebagai salah satu situs kekayaan dunia UNESCO. Lokasinya berada di atas bukit dengan ketinggian 1.100 mdpl. 

Desa Adat Wae Rebo tidak hanya menyuguhkan wisata budaya masyarakat Manggarai saja, namun juga wisata alam dengan pemandangan alam yang mengagumkan. 

Rumah adat di desa adat ini berbentuk kerucut yang ditempati bersama, dikenal dengan Mbaru Niang.

4. Desa Adat Panglipuran, Bali 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : (google )

Desa Adat Panglipuran di Bali pernah dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia, berada di urutan ketiga. 

Adat istiadat masyarakat Hidhu Bali masih sangat terasa di desa adat ini. Rumah-rumahnya seragam tapi tidak sama, dilengkapi dengan pintu gerbang. Tidak ada kendaraan bermotor yang diizinkan masuk ke wilayah Desa Adat Panglipuran, tak heran jika udara sangat asri dan bersih. 

Meskipun berada di desa adat, masyarakatnya sangat maju dan banyak yang menempuh pendidikan tinggi.

5. Kampung Pitu, Yogyakarta 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : (google )

Kampung Pitu adalah kawasan desa adat yang terpencil di sudut Kota Yogyakarta. Saking terpencilnya hingga keberadaannya tidak banyak diketahui oleh masyarakat Yogyakarta itu sendiri. 

Lokasinya berada di puncak timur (740 mdpl) gunung api purba Nglanggeran. Kampung Pitu, seperti namanya, desa adat ini dihuni oleh tujuh keluarga terpilih saja. 

Semua warga di Kampung Pitu adalah kerabat dekat, keturunan dari Eyang Iro Kromo sang pendiri desa. Konon, desa ini berdiri untuk merawat dan menjaga sebuah pusaka dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Pohon Kinah Gadung Wulung.

Tips Memilih Kursi Pesawat Agar Tidak Tertular Penyakit di Perjalanan

Berdasarkan penelitian, terdapat beberapa posisi tempat duduk di pesawat yang memiliki risiko penularan yang minimal. Berikut tips memilih kursi pesawat.

Tips Memilih Kursi Pesawat Agar Tidak Tertular Penyakit di Perjalanan ( Image Source : nakita.grid.id )

Virus Corona (Covid-19) yang mewabah sejak akhir tahun 2019 lalu telah menjadi momok menakutkan setelah ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). 

Banyak orang yang kemudian takut untuk bepergian, terutama dengan pesawat. Sebagian besar mengakui merasa sangat takut tertular virus penyakit selama perjalanan, terutama Virus Corona. 

Untuk Kamu Yang Masih Ngantor Di Tengah Gempuran Corona? WHO Kasih Petunjuk Ini...

Dikutip dari The Independent pada Jumat (6/3), berdasarkan penelitian diketahui terdapat beberapa posisi tempat duduk di pesawat yang memiliki risiko penularan yang minimal. 

Berikut adalah disajikan tips memilih kursi pesawat agar tidak tertular penyakit selama perjalanan dengan pesawat. 

1. Kursi dekat jendela
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( mldspot )

Penelitian dari kelompok peneliti yang dipimpin oleh Universitas Emory Atlanta tentang “perilaku, gerakan, dan transmisi penyakit pernapasan yang ditularkan melalui cairan selama penerbangan lintas benua” menunjukkan bahwa duduk di kursi dekat jendela pesawat memiliki risiko penularan virus penyakit yang kecil. 

Meskipun penumpang yang duduk di dekat jendela sering wara-wiri di dalam kabin, mereka tetap akan terhindar dari penularan virus penyakit karena prosentase pergerakannya hanya 43 persen di sekitar pesawat. 

Penumpang di dekat jendela rata-rata melakukan 12 kontak dengan penumpang lain, paling rendah diantara kursi lainnya. 


2. Hindari kursi di lorong kabin
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( sulselsatu )

Penumpang yang duduk di dekat lorong kabin memiliki risiko penularan yang paling tinggi karena prosentase pergerakannya mencapai 80 persen. Sebagian besar penumpang di dekat lorong kemungkinan tertular maupun melarkan penyakit empat sampai lima persen lebih tinggi. 

Oleh karena itu sebisa mungkin untuk menghindari kursi dekat lorong disaat seperti ini. 


3. Duduk di dekat sayap pesawat
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( orami.co.id )

Pilih tempat duduk di ujung paling pojok dekat sayap pesawat. Selain risiko penularan yang kecil, tempat duduk ini sangat cocok untuk meminimalisir turbulensi karena berada lebih dekat ke pusat massa pesawat. Kekuatan daya angkat, torsi, angin, gravitasi, tarikan dan daya dorong akan lebih terasa di bagian ujung-ujung kabin pesawat. 

Meskipun demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko penularan penyakit di dalam penerbangan relatif lebih rendah. 

Hampir semua jet komersial di dunia dilengkapi dengan filter High Efficiency Particulate Air (HEPA) yang sesuai dengan standar Air Transport Association (IATA). Filter ini mampu menangkap lebih dari 99.9 persen mikroba penyakit di undara. 

Jika memang kondisi tubuh tidak fit, lebih baik menunda terlebih dahulu perjalanan. Namun apabila perjalanan teramat penting dan tidak bisa dibatalkan untuk pencegahan dapat menggunakan masker, untuk membatasi droplet menyebar ke penumpang lain. 

Sangat disarankan untuk membawa tisu desinfektan yang dapat digunakan menyeka tempat duduk, meja nampan, maupun sandaran tangan.

Untuk Kamu Yang Masih Ngantor Di Tengah Gempuran Corona? WHO Kasih Petunjuk Ini...

Masih Ngantor Di Tengah Gempuran Corona? WHO Kasih Petunjuk Ini...(Images Source : chinadaily.com.cn )

Himbauan kesehatan "Mencegah lebih baik daripada mengobati" memang sebuah tagline yang ampuh bagi kita agar selalu hidup sehat dimanapun, termasuk di ruang kerja kita sehari-hari. 

Demikian juga WHO organisasi kesehatan dunia yang kita kenal gencar mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan di ruang kerja.

Saat ini, pentingnya menjaga kesehatan, menjaga jarak dan menjaga kebersihan terutama mereka yang masih harus siaga di tempat kerja bersama teman 'sekantor' harus selalu diingat kita tidak tahu mereka telah melakukan apa saja dan bisa saja tanpa sadar mereka telah membawa virus ini dari luar sana.

Berikut kesimpulan yang di dapat dari WHO tersebut

1. Dimulai dari Cara sederhana

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( rmc-indonesia )

Pastikan tempat kerja Anda selalu bersih dan higienis Permukaan yang sering di gunakan bersama-sama misalkan meja dan objek lain seperti Telepon, keyboard perlu dibersihkan permukaannya dengan disinfektan secara teratur.

2. Sosialisasi

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( liputan6 )

Mensosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja dan karyawan, pelanggan dan tamu dengan cara mencuci tangan secara teratur. Jika perlu secara berkala diadakan briefing singkat tentang pencegahan viris Corona ini.

Menyediakan media atau kran air khusus untuk cuci tangan di lokasi yang terlihat dan mudah dijangkau, pastikan juga kondisi air selalu terisi.Memajang tulisan berupa himbauan dan sisipan informasi edukatif agar selalu ingat untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun.

3. Cek kesehatan

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( Dreamstime )

Pastikan bagi karyawan yang akan melakukan perjalanan bisnis, keluar kota, wajib melakukan cek kesehatan. Sebelum berangkat berikan juga edukasi agar selalu menjaga kesehatan, menjaga jarak, makan dan minuman yang bergizi dimanapun berada.

Jika karyawan tidak dalam kondisi fit maka bekerja dirumah adalah alternatif akhir agar komunikasi dan pekerjaan bisnisnya tetap berjalan normal.

4. Mensiasati pertemuan

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( lifesize )

Guna mencegah tertularnya virus Corona yang mudah menyebar ini, maka mensiasati pertemuan seperti meeting bisnis perlu dilakukan alternatif cara.

Jika memang terpaksa harus melakukan pertemuan misalkan penandatanganan kontrak bisnis, pastikan semua dalam kondisi sehat dan lakukan pertemuan di sebuah tempat yang memenuhi syarat kesehatan dan wajib tunduk pada panduan pencegahan virus Corona setempat.

Peserta meeting harus dalam kondisi benar sehat, terpilih, dan jumlah sedikit, memakai masker.

Pertemuan harus dibuat sesingkat mungkin dan dilanjutkan dengan komunikasi jarak jauh seperti teleconverence dan sosial media.

Pastikan ruang pertemuan memiliki fasilitas kesehatan dasar seperti menyediakan obat P3K, tissue, wastafel, sanitiser, menyediakan alkohol, ruang isolasi, mck, masker cadangan, memiliki tempat sampah tertutup yang mudah di jangkau saat meeting, dan membawa makanan-minuman sehat higienis yang sebaiknya dibawa sendiri dari rumah.

Dan jika ada petugas jaga harus terus memantau cover area sebaran virus setempat melalui berbagai informasi dan memiliki nomor contact darurat yang siap 24 jam terhubung dengan pihak rumah sakit atau dinas kesehatan setempat.

Sebelum memulai meeting sebaiknya berdoa dan mensosialisasikan pentingnya mencegah penularan virus ini dengan mengingatkan agar tidak terjadi saling bersentuhan, menjaga jarak minimal 1 meter, selalu mencuci tangan setelah menyentuh fasilitas bersama, selalu menggunakan masker, membuang sampah pada tempatnya. 

Mengatur dan memastikan ventilasi udara bekerja dengan baik. Peserta meeting wajib undur diri jika tiba-tiba dirinya merasa kurang sehat.


5. Mengakhiri pertemuan

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( covid19care.ipb.ac.id )

Wajib memiliki data lengkap seperti rincian kontak personal selama setidaknya 1 bulan setelah rapat. Dengan kata lain peserta rapat harus tetap terhubung satu dengan lainnya.Mengucapkan terimakasih karena telah saling pengertian dan kerjasamanya selama rapat berlangsung hingga selesai

Saling memantau perkembangan kesehatan peserta rapat lewat sosial media atau telepon.Jika dalam sebulan ada salah satu peserta rapat memiiki tanda atau gejala terkena virus Corona sebaiknya masing-masing saling cek kesehatan dan segera memeriksakan diri ke rumah sakit terpercaya.

Seram! 7 Kota ini Ditinggalkan Penduduknya Karena Wabah Penyakit

Cepatnya suatu wabah dalam menyebar di suatu kota dan ketidakmampuan pihak berwenang dalam mengatasinya membuat ratusan bahkan ribuan nyawa melayang lokasi tersebut.

Ketidakmampuan ini beberapa kali tercatat dalam sejarah yang berimbas pada ditinggalkannya suatu kota sebagai jalan terakhir untuk mengatasi penyebaran suatu wabah.Apa saja kah kota yang ditinggalkan karena masalah kesehatan yang tidak dapat dikontrol

Seiring dengan bertambahnya jumlah korban meninggal dan terinfeksi, akses ke kota Wuhan pun ditutup untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.

Tak pelak, kondisi kota Wuhan pun kini terasa sepi dan banyak yang mendeskripsikannya sebagai kota hantu atau kota mati.Di sisi lain, kisah mengenai kota-kota yang ditinggalkan penduduknya karena serangan wabah sebenarnya tak lagi asing terdengar.

Sejarah mencatat, ada beberapa kota di dunia ini yang terpaksa ditinggalkan karena virus atau wabah yang ada tak lagi bisa ditangani.

Dirangkum dari beberapa sumber, inilah deretan kota hantu di dunia yang ditinggalkan penduduknya akibat wabah penyakit.


Berikut informasi selengkapnya.

1. Hound Tor (Hundatora), Devon, Inggris

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( english-heritage.org.uk )

Reruntuhan bangunan sisa-sisa peradaban manusia masih bisa ditemukan di Dartmoor, di daerah selatan Devon, Inggris.

Sisa-sia dari pemukiman ini disinyalir merupakan bangunan yang digunakan oleh orang-orang yang menetap di Hound Tor sebelum mereka meninggalkan tempat yang satu ini.

Pada awalnya para peneliti mengira bahwa tempat ini ditinggalkan karena keadaan ekonomi yang memburuk, tetapi pada akhirnya wabah Black Death menjadi penyebab paling masuk akal yang membuat orang-orang meninggalkan tempat ini.

Black Death merupakan salah satu wabah terbesar yang pernah menimpa umat manusia yang menyebabkan 75 sampai 200 juta orang meninggal karenanya.


2. Old Goa, India
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( youtube.com/Amazing Places on Our Planet )

Nama Old Goa sebenarnya tidak digunakan pada saat kota ini masih berjaya. Nama ini merupakan julukan yang diberikan oleh para arkeolog yang menemukan reruntuhan kota mati ini.

Old Goa menjadi kota pusat kegiatan religi pada masanya dan menjadi ibu kota kedua dari Dinasti Adil Shahi yang berkembang di India pada waktu itu.Kota ini harus ditinggalkan karena merebaknya wabah kolera dan Malaria yang tidak dapat ditanggulangi.

Malaria dan Kolera adalah penyakit yang menakutkan pada masa itu, cukup menakutkan untuk membuat sekitar 200 ribu orang meninggalkan suatu kota karena takut tertular penyakit ini.


3. Craco, Italia

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( italiaslowtour.com )

Craco merupakan salah satu kota hantu yang paling terkenal di Italia. Kota ini sempat menjadi kota yang berkembang pesat bahkan sampai mempunyai Universitas sendiri pada tahun 1276.

Kejayaan kota ini harus berakhir pada tahun 1980 karena seluruh penduduknya harus dievakuasi dari kota tersebut akibat gempa bumi dahsyat.Wabah penyakit menjadi awal runtuhnya kejayaan kota di Italia ini. 

Wabah ini membunuh ratusan keluarga yang tinggal di kota tersebut.Berbagai bencana beruntun seperti tanah longsor dan gempa bumi akhirnya membuat orang-orang yang bersikukuh untuk tinggal di kota tersebut mau tidak mau angkat kaki.

4. Poveglia, Italia
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( twitter.com )

Poveglia adalah sebuah pulau kecil yang terletak di antara kota Venesia dan Lido, di daerah utara Italia.Pulau ini semula tidak berpenghuni hingga akhirnya dijadikan sebagai check point untuk orang-orang yang hendak masuk ke Venesia melalui jalur air.

Dua kapal yang melewati check point tersebut terdeteksi membawa sebuah wabah mematikan dan sejak kejadian itu Poveglia dijadikan sebagai pusat karantina wabah.

Fasilitas karantina wabah ini kemudian berubah menjadi tempat penanganan orang dengan gangguan jiwa dan pada akhirnya ditutup pada tahun 1968.

5. Arkwright, Inggris
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( wikimedia.org )

Arkwright merupakan kota tempat tinggal bagi para penambang batu bara yang ingin mengadu peruntungan mereka di daerah Derbishire, Inggris.

Kota canggih yang satu ini harus dipindahkan ke lokasi baru pada awal tahun 1990an karena warganya terpapar oleh gas metana beracun.Gas beracun ini tidak dapat ditanggulangi dan memaksa 52 properti di lokasi tersebut mau tidak mau harus ditinggalkan.

Kota di bawah naungan perusahaan tambang batu bara Inggris ini akhirnya harus diluluhlantahkan dan lokasi barunya mulai dibangun di bulan November tahun 1993.


6.Chernobyl, Uni Soviet
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( kompas.com )

Nuklir menjadi sumber energi mutakhir yang dikembangkan setelah Perang Dunia II. Selain sebagai sumber senjata, pengembangan nuklir juga untuk sarana pembangkit listrik. 

Uni Soviet pun tak melewatkan momentum ini dengan membangun pembangkit listrik Chernobyl yang mampu menghasilkan 4.000 megawat. Akan tetapi, yang terjadi berjalan tak sesuai yang direncanakan. 

Hari ini 33 tahun lalu, tepatnya 26 April 1986, reaktor itu meledak ketika para teknisi melakukan uji coba dengan mematikan mesin untuk melihat apakah putarannya bisa menyalakan pompa air. Dilansir dari History.com, sekitar 32 orang tewas seketika dan puluhan lainnya menderita luka bakar akibat radiasi nuklir. 

Sekitar 1.000 ton nuklir dari salah satu reaktor terbakar. Reaktor melepaskan radiasi 400 kali lebih banyak daripada bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima. 

Bencana meledaknya pembangkit ini tercatat sebagai bencana nuklir terburuk dalam catatan sejarah. Efek radiasi tak langsung terasa. Namun, selang beberapa hari kemudian, ribuan orang yang hidup di sekitar pembangkit ini mulai menunjukkan kualitas kesehatan yang menurun. 

Bencana Chernobyl tidak hanya memicu kekhawatiran akan bahaya tenaga nuklir, tetapi juga memperlihatkan kurangnya keterbukaan Pemerintah Soviet kepada rakyat Soviet dan masyarakat internasional. 

Kehancuran ini menjadi pukulan serius bagi Soviet karena menyebabkan hilangnya sumber energi primer mereka.

 
7.Nekropolis Dargavs, Kota Orang Mati di Rusia
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( wp.com )

Sejarah kemunculan Dargavs yang terletak di Ossetia–Alania Utara, Rusia, dipercaya bermula sejak awal abad ke-14. 

Dahulu, para leluhur orang Ossetia menetap di pegunungan, namun harga tanahnya terlalu mahal untuk pemakaman. Terpaksa, mereka memilih lokasi kuburan lebih murah di tempat yang paling berangin dan kurang ramah.

Berselang beberapa abad kemudian, Dargavs pun menjadi area kuburan kuno. Penduduk lokal sering menyebutnya sebagai nekropolis, yang berarti 'kota orang mati'. 

Makam-makamnya dibentuk seperti gubuk dengan puncak runcing ala arsitektur Nakh (tipikal rumah orang-orang Vainakh).Hadir banyak mitos yang menyelimuti Dargavs; beberapa di antaranya masih dipercaya hingga kini. 

Misalnya, di masa lalu, warga setempat senantiasa menghindari kunjungan ke Dargavs lantaran diyakini bahwa siapa saja yang masuk ke wilahnya tidak akan pernah keluar hidup-hidup. 

Pun pada saat ini, Dargavs relatif sepi dari kunjungan turis sekalipun nekropolis ini tergolong destinasi wisata sejarah kuno Rusia yang paling menakjubkan.

Juga, ada sebuah legenda yang menyebutkan bahwa Dargavs sebetulnya baru terbentuk sebagai kota orang mati pada abad ke-17. Kala itu, korban wabah secara sukarela mengkarantina diri di dalam gubuk sambil sabar menunggu nasib. 

Tatkala kematian menjemput, mayat mereka dibiarkan membusuk di dalam gubuk-gubuk Dargavs.

Akhir Kata

Itu dia beberapa kota yang akhirnya harus ditinggalkan karena masalah kesehatan yang menimpa kota tersebut.

Wabah menjadi masalah yang sangat berbahaya bila tidak segera ditanggulangi dan bisa menyebabkan suatu kota untuk ditinggalkan sepenuhnya.

Doa terbaik untuk para penduduk dan pemerintah Indonesia dalam menghadapi penyebaran virus Corona saat ini. Semoga penawar Coronavirus segera ditemukan dan jumlah korban tidak lagi bertambah.

5 Hotel Mewah di Dunia yang Menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

5 Hotel Mewah di Dunia yang Menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang mewabah sejak akhir tahun 2019 lalu telah menyebabkan kekacauan besar di seluruh dunia. Hampir semua lini kehidupan tekena imbasnya. 

Tercatat hingga hari ini (3/4), sebanyak 1.015.466 orang positif terinfeksi Virus Corona, dan 53.190 diantaranya telah dinyatakan meninggal dunia. 

Jumlah pasien positif Covid-19 terus mengalami lonjakan besar setiap harinya. Lonjakan tersebut membuat sejumlah rumah sakit di dunia mengalami kewalahan dan tidak lagi mampu menampung pasien baru. 

Sebagai upaya mengatasi permasalahan ini, banyak otoritas pemerintah yang mengambil kebijakan mengubah hotel mewah di negaranya menjadi rumah sakit darurat Covid-19. 

Peta Penyebaran Covid-19 Di Indonesia

Berikut adalah beberapa diantaranya. 

1. Wisma Atlet – Indonesia 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( nasional.kompas.com )

Wisma Atlet pada awalnya dibangun sebagai tempat tinggal untuk para atlet Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. 

Lokasinya berada di kawasan Kemayoran, Jakarta Utara. Karena kondisi darurat pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo menjadikan wisma atlet sebagai rumah sakit darurat khusus untuk pasien Covid-19 sejak Senin (23/3) lalu. 

Penginapan megah dan mewah untuk para atlet internasional kemudian dirubah sedemikian rupa layaknya ruang perawatan, lengkap dengan berbagai alat dan fasilitas medis. 

2. Hotel Van der Valk – Belanda 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( pinterest)

Hotel Van der Valk beralih fungsi menjadi rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19 setelah semua rumah sakit di negara Belanda penuh, sedangkan jumlah pasien Covid-19 terus mengalami penambahan. 

Lembaga layanan kesehatan masyarakat (GGD) di Belanda menilai hotel ini merupakan pilihan yang paling tepat karena lokasinya yang strategis dengan lebih dari 150 tempat tidur. 

3. Gran Hotel Colon – Spanyol 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( booking.com)


Gran Hotel Colon merupakan hotel mewah berbintang empat yang terletak di Madrid, Spanyol. Lokasinya yang berjarak 10 menit dari rumah sakit Gregorio Maranon dianggap sangat tepat untuk dijadikan rumah sakit darurat Covid-19 di Spanyol. 

Gran Hotel Colon kini menjadi tempat untuk perawatan pasien Covid-19 tingkat ringan. 

Hotel ini terdiri dari dua buah bangunan besar dengan 359 kamar, kedua bangunan dipisahkan oleh taman besar dan galeri seni. 

4. Madrid Marriot Auditorium – Spanyol 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( agoda.com )


Spanyol menjadi negara dengan jumlah pasien dan kematian Covid-19 tertinggi di dunia setelah China, Italia, dan Iran. 

Oleh karena itu banyak hotel dikosongkan agar bisa menjadi rumah sakit darurat atau tempat penampungan pasien Covid-19. Selain Gran Hotel Colon, Madrid Marriot Auditorium di Madrid, Spanyol juga menjadi rumah sakit darurat yang khusus untuk pasien Covid-19. 

Hotel ini merupakan akomodasi mewah bintang empat yang memiliki total 869 kamar tidur. 

5. Hotel Xinjia – China 

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( twitter/ilovetoski888 )


Hotel Xinjia berada di Quanzhou, China. Oleh otoritas pemerintah setempat hotel ini dijadikan sebagai lokasi karantina bagi pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona. 

Namun, pada Sabtu (7/3) lalu, Hotel Xinjia tiba-tiba roboh rata dengan tanah. Saat peristiwa nahas itu terjadi, terdapat sedikitnya 80 orang. 

Sembilang orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan 71 lainnya terjebak di dalamnya. 

Hotel ini berdiri sejak tahun 2018 dengan tujuh lantai. Lokasinya berjarak 600 mil dari Wuhan, pusat penyebaran Covid-19 di dunia.