BREAKING NEWS

Taman Nasional Taka Bonerate : Menyelami Indahnya Terumbu Karang Terluas se-Asia Tenggara


Taman Nasional Taka Bonerate - Sulawesi Selatan - Taman Nasional Taka Bonerate memanglah sangat mengagumkan,Taman Nasional Taka Bonerate memeliki keunikan dan kekayaan biota lautnya dan bentang terumbu karang yang begitu luah,membuat siapa saja akan berdecak kagum pada saat menyelaminya

Taman Nasional Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate

merupakan taman laut terbesar dan terindah di asia tenggara,sehingga keadaan dan biota laut sangatlah beragam,belum cukup hanya itu Taman Nasional Taka Bonerate memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia yaitu setelah Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Moldiva. Luas atol tersebut sekitar 220.000 hektar, dengan terumbu karang yang tersebar datar seluas 500 km².

kawasan ini merupakan habitat bagi berbagai biota laut yang langka dan dilindungi. Tak berlebihan apabila kekayaan laut di kawasan yang terletak di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ini menjadikannya tujuan wisata alam dan bahari yang sangat menarik.

Sejarah Pembentukan Kawasan

Taman Nasional Taka Bonerate sebagai salah satu Kawasan Pelesatarian Alam di Indonesia, ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 280/Kpts-II/1992 tanggal 26 Pebruari 1992 dengan luas ± 530.765 hektar. 

Taman Nasional Taka Bonerate
Upaya pengelolaan taman nasional ini dimaksudkan untuk melestarikan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, guna memenuhi fungsinya sebagai daerah perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis flora dan fauna serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, guna dapat dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budi daya, pariwisata dan rekreasi. 

Secara operasional Taman Nasional Taka Bonerate berada di bawah pembinaan Sub Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan melalui Proyek Pengembangan Taman Nasional Taka Bonerate dan Proyek Pengembangan Kawasan Konservasi Propinsi Sulawesi Selatan. Keadaan perkampungan nelayan di Pulau  Rajuni yang merupakan salah satu pulau di KTN. Taka BoneratTaman Nasional Taka Bonerate Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate terletak di laut Flores dengan jarak 79-206 mil sebelah Selatan Benteng, Ibukota Kabupaten Selayar. 

Secara administratif pemerintahan Taman Nasional Taka Bonerate terletak pada 2 wilayah Kecamatan yaitu : Kecamatan Pasimaranu dan Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Dati II Selayar, Propinsi Sulawesi Selatan. Secara geografis terletak antara 120° 55' - 121° 00' BT dan 6° 22' - 7° 4' LS. Jumlah pulau yang ada di daerah ini adalah sebanyak 21 buah pulau, di mana 6 buah pulau di antaranya dihuni oleh penduduk sebanyak ± 5.101 jiwa. 

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Taman Nasional Taka Bonerate
Topografi kawasan Taman Nasional Taka Bonerate sangat unik dan menarik, dimana atol yang terdiri dari gugusan pulau-pulau gosong karang dan rataan terumbu yang luas dan tenggelam, membentuk pulau-pulau dengan jumlah yang cukup banyak. Diantara pulau-pulau gosong karang, terdapat selat-selat sempit yang dalam dan terjal. Sedangkan pada bagian permukaan rataan terumbu, banyak terdapat kolam-kolam kecil yang dalam dan dikelilingi oleh terumbu karang. Pada saat air surut terendah, terlihat dengan jelas daratan kering dan diselingi genangan air yang membentuk kolam-kolam kecil. 

Tumbuhan yang terdapat di daerah pantai didominasi oleh kelapa (Cocos nucifera), pandan laut (Pandanus sp.), cemara laut (Casuarina equisetifolia), dan ketapang (Terminalia catappa).
Terumbu karang yang sudah teridentifikasi sebanyak 261 jenis dari 17 famili diantaranya Pocillopora eydouxi, Montipora danae, Acropora palifera, Porites cylindrica, Pavona clavus, Fungia concinna, dan lain-lain. Sebagian besar jenis-jenis karang tersebut telah membentuk terumbu karang atol (barrier reef) dan terumbu tepi (fringing reef). Semuanya merupakan terumbu karang yang indah dan relatif masih utuh.

Taman Nasional Taka Bonerate
Terdapat sekitar 295 jenis ikan karang dan berbagai jenis ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi seperti kerapu (Epinephelus spp.), cakalang (Katsuwonus spp.), napoleon wrasse (Cheilinus undulatus), dan baronang (Siganus sp.).

Sebanyak 244 jenis moluska diantaranya lola (Trochus niloticus), kerang kepala kambing (Cassis cornuta), triton (Charonia tritonis), batulaga (Turbo spp.), kima sisik (Tridacna squamosa), kerang mutiara (Pinctada spp.), dan nautilus berongga (Nautilus pompillius).

Jenis-jenis penyu yang tercatat termasuk penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), dan penyu lekang (Dermochelys coriacea). 

Tidak hanya itu,Selain atol, Taman Nasional Taka Bonerate ini terdiri dari 21 pulau dimana 7 pulau di antaranya dihuni oleh penduduk dari suku Bajo, Bugis, Selayar, Buton dan Flores. Kawasan ini juga menjadi habitat bagi sejumlah spesies burung, mulai dari burung darat, burung pesisir dan burung laut yang bermain-main di banyak bukit pasir.

Taman Nasional Taka Bonerate
Air laut yang jernih menawarkan pemandangan berbagai terumbu karang baik di dasar laut, slope, juga di wall yang berdiri megah di dasar lautan. Keindahannya mengundang para penyelam pemula atau penyelam profesional untuk melihat langsung keindahan bawah laut yang ditawarkan. Ada sekira 242 spesies karang, 526 spesies ikan karang berwarna-warni dan 112 spesies alga makro menghuni kawasan ini.

Para penyelam juga akan bisa berenang dan lebih dekat dengan lumba-lumba, kura-kura, ikan pari, bahkan kadang-kadang hiu atau paus. Dan siap-siaplah terpesona oleh gorgonian fans raksasa, karang hitam, ikan kalajengking, nudibranch, ikan tuna, trevallies, napoleon wrasse, dan masih banyak lagi yang lainnya. Bawah laut taman nasional ini juga bisa menjadi tempat bertemu penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu belimbing Pasifik (Lepidochelys olivicea), dan penyu hijau (Chelonia mydas). Dengan segala potensi dan keanekaragaman hayati yang dimiliki, Taka Bonerate dikatakan sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman laut tertinggi di dunia.

Titik Penyelaman Taman Nasional Taka Bonerate
Taman Nasional Taka Bonerate ini memiliki lebih dari 50 situs menyelam yang fantastis, di antaranya adalah Pulau Tinabo, Pulau Tinanja, Pulau Kahabia, Belang-Belang, dan Taka Lamungan. Waktu terbaik untuk menyelam adalah antara April sampai pertengahan Mei dan Oktober atau kadang pertengahan November ketika angin Timur berhembus lembut dan tidak mengakibatkan gelombang besar. Angin masih berhembus wajar antara Oktober sampai Mei. Akan tetapi, selama monsoon barat, angin bisa membuat gelombang tinggi hingga dua meter atau lebih. Semua feri akan berhenti beroperasi pada saat gelombang tinggi yang berbahaya tersebut.

Ada banyak kegiatan wisata bahari yang ditawarkan Taman Nasional Taka Bonerate. Karakteristik kawasan berupa pulau-pulau kecil, gugusan atol, dan perairan laut dengan ekosistem pantai adalah keindahan alam yang dapat dinikmati saat mengunjungi kawasan ini. Kegiatan berjemur, menyaksikan Matahari terbit dan tenggelam di sepanjang pantainya yang berpasir putih dan bersih juga menjadi tambahan atraksi wisata penuh kesan di tempat nan memesona ini.

Untuk menikmati keindahan laut serta bawah lautnya yang menyimpan ragam terumbu karang, lamun, dan biota-biota laut lainnya juga dapat dilakukan dengan berbagai pilihan cara (olahraga). Diantaranya berenang, snorkeling, menyelam (scuba diving), berperahu, memancing, serta jogging/trekking di sepanjang garis pantai.

Taman Nasional Taka Bonerate
Selain wisata bahari, wisata budaya juga menarik dilirik saat mengunjungi kawasan ini. Penduduk setempat yang tinggal sebagian besar di dan di sekitar Pulau Selayar didominasi suku Bugis yang dikenal karena kemampuan mereka membuat kapal pinisi yang melegenda sejak abad ke-16. Anda bisa mengunjungi lokasi pembuatan kapal-kapal hebat yang berhasil berlayar mengarungi lautan.

Selain suku Bugis, suku Bajau juga mendominasi peradaban masyarakat yang berada di pulau-pulau kecil dalam kawasan Taka Bonerate. Baik suku Bugis atau Bajau masing-masing memiliki kekhasan budaya yang kental ditandai dengan budaya kemaritiman serta nuansa Islami yang menarik untuk dikenali lebih dekat. Wisata budaya dapat dilakukan di Pulau Tarupa, Pulau Rajuni, dan Pulau Latondu.

Pulau Tinabo, yang berada di jantung Taman Nasional Taka Bonerate, merupakan jantung pengelolaan taman laut ini. Pulau Tinabo jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan kota dan berada di sana akan membuat Anda merasa di sebuah pulau pribadi yang cantik.

Di sini Anda juga dapat menikmati beragam kegiatan sebagaimana disebutkan di paragraph sebelumnya, yaitu snorkeling, scuba diving, jalan-jalan santai di pantai pasir putih, berperahu, memancing, atau hanya menyaksikan keindahan Matahari terbit atau tenggelam. Terdapat diving centre berikut guide berpengalaman bagi Anda yang ingin menyelami bawah lautnya yang indah.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Taman Nasional Taka BonerateUntuk sampai ke Selayar dan Taka Bonerate, Anda harus mengambil penerbangan ke Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan. Karena Makassar adalah hub udara untuk kawasan Timur Indonesia, hampir semua operator domestik di Tanah Air menjadwalkan penerbangan ke Makassar.

Perjalanan dari Makassar dilanjutkan ke Benteng, kota utama di Kabupaten Kepulauan Selayar. Ada beberapa pilihan transportasi dari Makassar ke Benteng, yaitu berikut ini.

Pesawat Terbang
Ada 2 pesawat yang beroperasi dari Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar) menuju Bandara H. Aeropala (Selayar). Lama penerbangan adalah sekira 45 menit.

Aviastar Airlines (DHC-6) terbang setiap Sabtu pukul 07.05 WITA. Tarif pesawat sekira Rp210.000,- dan belum termasuk Airport Tax.

Merpati Airlines (MA-60) terbang tiap Senin dan Rabu pukul 08.00 WITA dengan harga mulai Rp450.000,- Rp632.000,-. Pemesanan tiket dapat dilakukan secara online.

Penerbangan SMAC charter juga tersedia di Makassar, beroperasi ke Selayar dua atau tiga kali seminggu pada hari Selasa, Rabu, dan Jumat. Penerbangan ini memakan waktu 40 menit.

Bus Umum
Taman Nasional Taka BonerateDari Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar) menuju terminal Bus Mallengkeri (Makassar) menggunakan taksi dengan biaya Rp100.000,-. Bus reguler menuju Benteng (Selayar) berangkat pukul 08.00 WITA ke pelabuhan Bira (Bulukumba) dengan tiket Rp. 100.000/orang untuk bus ber AC. Waktu tempuh kurang lebih 5 jam termasuk istirahat (makan siang). Dari Pelabuhan Bira perjalanan dilanjutkan dengan menyeberang menggunakan Kapal Ferry selama 2 jam ke Pelabuhan Pamatata (Selayar) kemudian dilanjutkan menuju Kota Benteng dengan kisaran waktu 1,5 – 2 jam.

Dari Kota Benteng, perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Pattumbukan menggunakan mobil sewaan dengan lama perjalanan 1,5 jam. Dari sana, menggunakan kapal kayu jolloro menuju Pulau Tinabo dengan waktu tempuh sekitar 4–5 jam atau menggunakan kapal cepat (speed boat) dengan waktu tempuh sekitar 1,5 – 2 jam.

Bagaimana Dengan Akomodasinya..??

Taman Nasional Taka Bonerate
Di Pulau Tinabo terdapat Dive Resort yang memiliki cottage dan restoran. Mereka juga dapat mengatur perjalanan Anda dan menyiapkan kapal, peralatan menyelam, serta perjalanan Anda dari Makassar atau Selayar ke Tinabo. Tinabo dapat ditempuh 8 jam dengan perahu dari Benteng, di Pulau Selayar.

Kapal live aboard dari Makassar atau Bali mengangkut penumpang dalam kenyamanan nan mewah di perahu tradisional phinisi yang telah dilengkapi dengan peralatan modern untuk menjelajahi situs menyelam di Indonesia timur termasuk Taka Bonerate.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Untuk Sahabat NusaPedia Yang Ingin Berkunjung ke Taman Nasional Taka Bonerate Musim kunjungan terbaik: bulan April s/d Juni dan Oktober s/d Desember setiap tahunnya.

Know Before You Go...!!!!

  • Jika menyelam sebaiknya didampingi pramuwisata berpengalaman.
  • Hendaknya tidak mengusik biota laut. Kenali dan hindari hewan laut yang berbahaya karena bisa atau gigitannya.
  • Hendaknya menjaga lingkungan dengan tidak melakukan kegiatan yang dapat merusak keindahan dan keanekaragaman jenis biota laut dan ekosistemnya, seperti menginjak karang, membuang sampah di lautan, dan menangkap spesies yang dilindungi.
  • Setiap pengunjung wajib membayar tiket masuk ke kawasan taman nasional. Terdapat tarif yang berbeda untuk tiap tujuan/kegiatan kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Taka Bonerate, seperti pengunjung, kapal, pengambilan gambar atau foto, kegiatan olahraga, penelitian. Masing-masing kegiatan atau tujuan kunjungan ke Taka Bonerate dikenai tarif yang berbeda.
Jadi bagaimana Sahabat NusaPedia Apakah Anda tertarik Untuk Menyelami Indahnya Terumbu Karang Terluas se-Asia Tenggara Jika Anda Berkunjung ke Sulawesi Selatan jadikanlah Taman Nasional Taka Bonerate Sebagai Destinasi Wisata Anda.mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi destinasi Wisata Dunia.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg