BREAKING NEWS

Seram! 7 Kota ini Ditinggalkan Penduduknya Karena Wabah Penyakit


Cepatnya suatu wabah dalam menyebar di suatu kota dan ketidakmampuan pihak berwenang dalam mengatasinya membuat ratusan bahkan ribuan nyawa melayang lokasi tersebut.

Ketidakmampuan ini beberapa kali tercatat dalam sejarah yang berimbas pada ditinggalkannya suatu kota sebagai jalan terakhir untuk mengatasi penyebaran suatu wabah.Apa saja kah kota yang ditinggalkan karena masalah kesehatan yang tidak dapat dikontrol

Seiring dengan bertambahnya jumlah korban meninggal dan terinfeksi, akses ke kota Wuhan pun ditutup untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.

Tak pelak, kondisi kota Wuhan pun kini terasa sepi dan banyak yang mendeskripsikannya sebagai kota hantu atau kota mati.Di sisi lain, kisah mengenai kota-kota yang ditinggalkan penduduknya karena serangan wabah sebenarnya tak lagi asing terdengar.

Sejarah mencatat, ada beberapa kota di dunia ini yang terpaksa ditinggalkan karena virus atau wabah yang ada tak lagi bisa ditangani.

Dirangkum dari beberapa sumber, inilah deretan kota hantu di dunia yang ditinggalkan penduduknya akibat wabah penyakit.


Berikut informasi selengkapnya.

1. Hound Tor (Hundatora), Devon, Inggris

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( english-heritage.org.uk )

Reruntuhan bangunan sisa-sisa peradaban manusia masih bisa ditemukan di Dartmoor, di daerah selatan Devon, Inggris.

Sisa-sia dari pemukiman ini disinyalir merupakan bangunan yang digunakan oleh orang-orang yang menetap di Hound Tor sebelum mereka meninggalkan tempat yang satu ini.

Pada awalnya para peneliti mengira bahwa tempat ini ditinggalkan karena keadaan ekonomi yang memburuk, tetapi pada akhirnya wabah Black Death menjadi penyebab paling masuk akal yang membuat orang-orang meninggalkan tempat ini.

Black Death merupakan salah satu wabah terbesar yang pernah menimpa umat manusia yang menyebabkan 75 sampai 200 juta orang meninggal karenanya.


2. Old Goa, India
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( youtube.com/Amazing Places on Our Planet )

Nama Old Goa sebenarnya tidak digunakan pada saat kota ini masih berjaya. Nama ini merupakan julukan yang diberikan oleh para arkeolog yang menemukan reruntuhan kota mati ini.

Old Goa menjadi kota pusat kegiatan religi pada masanya dan menjadi ibu kota kedua dari Dinasti Adil Shahi yang berkembang di India pada waktu itu.Kota ini harus ditinggalkan karena merebaknya wabah kolera dan Malaria yang tidak dapat ditanggulangi.

Malaria dan Kolera adalah penyakit yang menakutkan pada masa itu, cukup menakutkan untuk membuat sekitar 200 ribu orang meninggalkan suatu kota karena takut tertular penyakit ini.


3. Craco, Italia

Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( italiaslowtour.com )

Craco merupakan salah satu kota hantu yang paling terkenal di Italia. Kota ini sempat menjadi kota yang berkembang pesat bahkan sampai mempunyai Universitas sendiri pada tahun 1276.

Kejayaan kota ini harus berakhir pada tahun 1980 karena seluruh penduduknya harus dievakuasi dari kota tersebut akibat gempa bumi dahsyat.Wabah penyakit menjadi awal runtuhnya kejayaan kota di Italia ini. 

Wabah ini membunuh ratusan keluarga yang tinggal di kota tersebut.Berbagai bencana beruntun seperti tanah longsor dan gempa bumi akhirnya membuat orang-orang yang bersikukuh untuk tinggal di kota tersebut mau tidak mau angkat kaki.

4. Poveglia, Italia
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( twitter.com )

Poveglia adalah sebuah pulau kecil yang terletak di antara kota Venesia dan Lido, di daerah utara Italia.Pulau ini semula tidak berpenghuni hingga akhirnya dijadikan sebagai check point untuk orang-orang yang hendak masuk ke Venesia melalui jalur air.

Dua kapal yang melewati check point tersebut terdeteksi membawa sebuah wabah mematikan dan sejak kejadian itu Poveglia dijadikan sebagai pusat karantina wabah.

Fasilitas karantina wabah ini kemudian berubah menjadi tempat penanganan orang dengan gangguan jiwa dan pada akhirnya ditutup pada tahun 1968.

5. Arkwright, Inggris
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( wikimedia.org )

Arkwright merupakan kota tempat tinggal bagi para penambang batu bara yang ingin mengadu peruntungan mereka di daerah Derbishire, Inggris.

Kota canggih yang satu ini harus dipindahkan ke lokasi baru pada awal tahun 1990an karena warganya terpapar oleh gas metana beracun.Gas beracun ini tidak dapat ditanggulangi dan memaksa 52 properti di lokasi tersebut mau tidak mau harus ditinggalkan.

Kota di bawah naungan perusahaan tambang batu bara Inggris ini akhirnya harus diluluhlantahkan dan lokasi barunya mulai dibangun di bulan November tahun 1993.


6.Chernobyl, Uni Soviet
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( kompas.com )

Nuklir menjadi sumber energi mutakhir yang dikembangkan setelah Perang Dunia II. Selain sebagai sumber senjata, pengembangan nuklir juga untuk sarana pembangkit listrik. 

Uni Soviet pun tak melewatkan momentum ini dengan membangun pembangkit listrik Chernobyl yang mampu menghasilkan 4.000 megawat. Akan tetapi, yang terjadi berjalan tak sesuai yang direncanakan. 

Hari ini 33 tahun lalu, tepatnya 26 April 1986, reaktor itu meledak ketika para teknisi melakukan uji coba dengan mematikan mesin untuk melihat apakah putarannya bisa menyalakan pompa air. Dilansir dari History.com, sekitar 32 orang tewas seketika dan puluhan lainnya menderita luka bakar akibat radiasi nuklir. 

Sekitar 1.000 ton nuklir dari salah satu reaktor terbakar. Reaktor melepaskan radiasi 400 kali lebih banyak daripada bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima. 

Bencana meledaknya pembangkit ini tercatat sebagai bencana nuklir terburuk dalam catatan sejarah. Efek radiasi tak langsung terasa. Namun, selang beberapa hari kemudian, ribuan orang yang hidup di sekitar pembangkit ini mulai menunjukkan kualitas kesehatan yang menurun. 

Bencana Chernobyl tidak hanya memicu kekhawatiran akan bahaya tenaga nuklir, tetapi juga memperlihatkan kurangnya keterbukaan Pemerintah Soviet kepada rakyat Soviet dan masyarakat internasional. 

Kehancuran ini menjadi pukulan serius bagi Soviet karena menyebabkan hilangnya sumber energi primer mereka.

 
7.Nekropolis Dargavs, Kota Orang Mati di Rusia
Logo Baru kemenkraf
Images Source : ( wp.com )

Sejarah kemunculan Dargavs yang terletak di Ossetia–Alania Utara, Rusia, dipercaya bermula sejak awal abad ke-14. 

Dahulu, para leluhur orang Ossetia menetap di pegunungan, namun harga tanahnya terlalu mahal untuk pemakaman. Terpaksa, mereka memilih lokasi kuburan lebih murah di tempat yang paling berangin dan kurang ramah.

Berselang beberapa abad kemudian, Dargavs pun menjadi area kuburan kuno. Penduduk lokal sering menyebutnya sebagai nekropolis, yang berarti 'kota orang mati'. 

Makam-makamnya dibentuk seperti gubuk dengan puncak runcing ala arsitektur Nakh (tipikal rumah orang-orang Vainakh).Hadir banyak mitos yang menyelimuti Dargavs; beberapa di antaranya masih dipercaya hingga kini. 

Misalnya, di masa lalu, warga setempat senantiasa menghindari kunjungan ke Dargavs lantaran diyakini bahwa siapa saja yang masuk ke wilahnya tidak akan pernah keluar hidup-hidup. 

Pun pada saat ini, Dargavs relatif sepi dari kunjungan turis sekalipun nekropolis ini tergolong destinasi wisata sejarah kuno Rusia yang paling menakjubkan.

Juga, ada sebuah legenda yang menyebutkan bahwa Dargavs sebetulnya baru terbentuk sebagai kota orang mati pada abad ke-17. Kala itu, korban wabah secara sukarela mengkarantina diri di dalam gubuk sambil sabar menunggu nasib. 

Tatkala kematian menjemput, mayat mereka dibiarkan membusuk di dalam gubuk-gubuk Dargavs.

Akhir Kata

Itu dia beberapa kota yang akhirnya harus ditinggalkan karena masalah kesehatan yang menimpa kota tersebut.

Wabah menjadi masalah yang sangat berbahaya bila tidak segera ditanggulangi dan bisa menyebabkan suatu kota untuk ditinggalkan sepenuhnya.

Doa terbaik untuk para penduduk dan pemerintah Indonesia dalam menghadapi penyebaran virus Corona saat ini. Semoga penawar Coronavirus segera ditemukan dan jumlah korban tidak lagi bertambah.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg