BREAKING NEWS

Pulau Rubiah : Surga Terumbu Karang Di Ujung Barat Indonesia


Pulau Rubiah - Pulau Sabang - Pulau Rubiah Yang Secara Geografis Terletak Bersebelahan Dengan Pulau Weh Atau Yang Lebih Di Kenal Dengan Sebutan Pulau Sabang.Pulau Rubiah terletak di daerah Nangroe Aceh Darussalam. Pulau ini merupakan bagian dari wilayah kota Sabang, tepatnya di sebelah barat-laut dari pulau Weh. Pulau yang seluas 26 hektar ini menawarkan keindahan surga bawah laut dan wisata bahari yang sangat memukau. Bahkan Pulau Rubiah dijuluki sebagai surga taman laut. Hal ini dikarenakan pulau ini layaknya sebuah akuarium yang berisikan berbagai macam hiasan di dalamnya.
Pulau Rubiah

Pulau Rubiah

dikelilingi oleh Selat Malaka di Utara, Samudera Hindia di Selatan, Selat Malaka di Timur dan Samudera Hindia di Barat. Pulau dengan luas 156,3 km² terdiri dari beberapa pulau kecil yang terbentuk sebagai akibat dari letusan gunung yaitu Pulau Weh (121 km2), Pulau Rubiah (0,357 km2),Pulau Seulako (0,055 km2), Pulau Klah (0,186 km2), dan Pulau Rondo (0,650 km2).

Pada jaman pemerintahan Hindia Belanda, dermaga Sabang telah menjadi pelabuhan penting sebagai pangkalan batubara untuk Angkatan Laut Kerajaan Belanda yang kemudian dikembangkan menjadi lalu lintas perdagangan barang.

Pemerintah Indonesia pada tahun 2000 menetapkan Sabang sebagai Zona Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, bayangan Sahabat TravelEsia dengan penetapan tersebut saya akan menemukan kota yang sibuk dengan lalu lintas barang dan jasa.ketika datang waktu dzuhur maka aktivitas penduduk di sini berhenti, mereka akan beristirahat hingga maghrib. Nikmati saja segarnya udara dan keindahan alam yang tersaji di setiap sudut pulau.

Pulau Rubiah
Dahulu, Pulau Rubiah adalah pulau yang dijadikan tempat transit bagi calon jemaah haji asal Aceh yang hendak berlayar menuju mekkah pada masa jaya Kerajaan Aceh.

Pada masa Perang Dunia II lalu, pulau ini menjadi benteng pertahanan pasukan Belanda dan Jepang, dan hingga saat ini reruntuhan bangunan pertahanan pasukan Belanda itu masih terlihat di sana.Salah Satunya Peninggalan Tersebut Terlihat Di Pantai Anoi Itam Dan Beberapa Kapal Perang Yang Telah Menjadi Rumah Bagi Terumbu Karang Dan Ikan - ikan Berwarna Warni Di Berbagai Titik Penyelaman Sepanjang Pulau Sabang

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Pulau Rubiah
Pulau Rubiah dikenal sebagai surganya taman laut karena bentuknya yang seperti akuarium raksasa. Di dalamnya terdapat berbagai macam jenis ikan tropis, terumbu karang, kerang raksasa, dan masih banyak lainnya.

Terumbu karang disini terdiri dari berbagai jenis, bentuk dan warna yang membentuk gugusan karang yang menarik. Untuk menuju ke kawasan ini, bisa menempuh jalan darat atau perairan menggunakan perahu nelayan.

Jika menggunakan perahu, anda bisa menumpang kapal yang sudah disediakan (disewakan) oleh warga setempat.Pulau ini sangat cocok bagi para wisatawan yang memiliki hobi snorkeling, diving atau berkeliling dengan perahu kaca (glass bottom boat) karena di pulau ini terdapat berbagai jenis terumbu karang yang sangat berwarna-warni dan berbagai macam bentuknya.

Tentunya karang-karang yang membentuk sebuah gugusan yang sangat menarik tersebut akan sangat memanjakan mata para pecinta wisata bahari. Tak hanya terumbu karang yang menghiasi taman laut ini, berbagai jenis ikan tropis seperti gigantic clams, angel fish, school of parrot fish, lion fish dan banyak lagi yang lainnya menambah keeksotikan dari taman bawah laut di sini.

Pulau Rubiah
Taman Laut Rubiah atau Sea Garden of Rubiah memiliki luas sekitar 2.600 hektar dan smuanya cantik di sini. Yang paling cantik di sini adalah biota lautnya. Ikan-ikan yang besar dan warna-warni siap menggoda Anda dengan segala keindahannya.

Di sini hidup ikan warna-warni dan menarik seperti ikan macan atau ikan kakatua. Bentuknya yang besar dan warnanya yang menarik membuat para penyelam lupa diri. Belum lagi jika diving lebih dalam, akan menemukan banyak ikan seperti pari manta, hiu, penyu dan lain-lain.

Bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan taman bawah laut tersebut tidak perlu repot-repot membawa perlengkapan sendiri karena di pulau ini telah disediakan fasilitas penyewaan perlengkapan untuk snorkeling. Harganya pun cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 40.000 per orang per hari. Atau dapat juga menyewa sebuah perahu dengan biaya Rp 150.000,- untuk beberapa jam. Apabila datang dengan rombongan bisa menyewa sebuah perahu (glass bottom boat) dengan biaya Rp 300.000,- untuk sekali jalan. Perahu ini dapat menampung 10-12 penumpang. 

Selain menjadi tujuan wisatawan lokal maupun internasional, Pulau Rubiah ternyata juga dimanfaatkan sebagai tempat penelitian biota laut seperti terumbu karang dan ikan karang. Dari 15 jenis biota laut yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia, 14 biota laut diantaranya terdapat di Taman Laut Pulau Rubiah ini. Sungguh sebuah tempat yang sangat pantas untuk dikunjungi terutama bagi wisatawan yang memiliki hobi menyelam. Jadi, segera cantumkan Pulau Rubiah di Nangroe Aceh Darussalam di daftar perjalanan Anda berikutnya. Happy trip and always save our earth.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Pulau Rubiah
Wisatawan yang ingin ke Pulau Rubiah dapat menggunakan rute dari Banda Aceh menuju Pulau Sabang dengan menggunakan kapal ferry atau speedboat.

Waktu tempuh dari Banda Aceh menuju Pulau Sabang dengan menggunakan kapal ferry akan memakan waktu sekitar 90 menit dengan harga tiket mulai dari Rp. 30.000 per orang sekali jalan. Sedangkan dengan menggunakan speedboat akan sedikit lebih cepat, yakni sekitar 45 menit dengan biaya sewa mulai dari Rp. 50.000 per orang sekali jalan. Setelah tiba di Pulau Sabang, para wisatawan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Rubiah menggunakan perahu dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Pulau Rubiah
untuk menikmati keindahan pulau sabang, ada beberapa penawaran jika anda belum menyewa kendaraan maka anda diharuskan naik angkutan resmi dari Organda yaitu mobil L-300. Bisa di antar sampai kota Sabang dengan tarif Rp. 15.000 – Rp. 20.000 atau dengan harga nego untuk di antarkan sampai ke penginapan.

Kisaran tarif per orang dari pelabuhan Balohan sampai pantai Sumur Tiga Rp. 25.000 – Rp. 30.000, Pelabuhan Balohan sampai pantai Gapang Rp.40.000 – RP. 45.000, Pelabuhan Balohan sampai Iboih Rp. 50.000

Sebenarnya Pulau Sabang telah memiliki bandara udara bernama Maimun Saleh, namun bandara ini hanya digunakan untuk kepentingan militer. Untuk mencapai pulau Sabang atau Pulau Weh anda dapat menyeberang melalui Pelabuhan Ulee Lheue (Aceh) menuju Pelabuhan Balohan (Sabang).
  • Tarif taxi Bandara Sultan Iskandar Muda Airport – Pelabuhan Ulee Lheu: Rp. 100,000

  • Tarif carter labi-labi dari terminal bus – Pelabuhan Ulee Lheu: Rp. 60,000

  • Tarif taxi Pelabuhan Ulee Lheu – Bandara Sultan Iskandar Muda (jika ingin city tour, 1- 2 jam): Rp. 150.000 – Rp. 200.000,-

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Penginapan Di Pulau Sabang
Meskipun telah tersedia fasilitas penyewaan perlengkapan menyelam, namun Pulau Rubiah masih sangat minim fasilitas lainnya seperti fasilitas untuk menginap, gazebo untuk istirahat, dll. Di pulau ini hanya terdapat sebuah warung makan kecil yang hanya buka pada pagi hingga malam hari saja.

Bahkan bisa dikatakan pulau ini masih belum berpenghuni, jadi benar-benar masih alami. Meskipun tidak berpenghuni, namun keindahan pulau ini terutama keindahan taman bawah lautnya telah banyak mengundang para wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk datang kemari.

Di sekitar Taman Laut Pulau Rubiah banyak terdapat cottage/penginapan dengan biaya yang sangat murah, berkisar antara 80 ribu rupiah hingga 150 ribu rupiah. Anda akan mendapatkan potongan harga jika menginap lebih lama. Umumnya turis asing menginap mininal satu minggu hingga 2 bulan.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu Kunjungan Terbaik Ke Pulau Sabang Adalah Bulan April Hingga Agustus,Kondisi Air Yang Jernih Serta Kondisi Cuaca Dan Ombak yang Bersahabat sangat mempengaruhi Transportasi Atau Peyebrangan Dari Dan Akan Menuju Pulau Sabang.Pada Bulan April Hingga Agustus kondisi air laut dalam kondisi yang sangat baik untuk anda gunakan snorklink dan menyelam disana

Lokasi Wisata Apa Saja Yang Dapat Saya Kunjungi Disana ?

Peta Pulau Sabang
Untuk berkeliling Pulau Weh atau Sabang maka Anda bisa menyewa mobil atau motor agar petualangan menjadi lebih mudah.

Berkeliling dengan sepeda atau motor akan menjadi sensasi yang menarik dan berkesan.

Sabang adalah sebuah kotamadya dari Pulau Weh yang dapat dijelajah dalam 1-2 hari. Apabila Anda berkeinginan mengunjungi beberapa tempat menarik yang masih bernuansa pantai maka kunjungi juga pantai-pantai berikut ini.

Pantai Gapang : Jalan Sabang – Iboih KM 21
Pantai Kasih : Jl.Hasanudin,
Pantai Teupin Layeu : Desa Iboih Km 23
Pantai Ujung Kareung : Desa Ie Meulee, Pulau Weh

Know Before You Go

  • Untuk menyewa kendaraan berupa sepeda motor, sepeda, atau mobil maka Anda bisa dapati di penginapan atau dari Pelabuhan Balohan.
  • Mengingat di Pulau Weh SPBU tidaklah banyak maka pastikan Anda rutin mengecek ketersedian bensin atau warga setempat menamakannya minyak. Di pinggir jalan biasanya tersedia penjual bahan bakar apabila sewaktu-waktu darurat Anda membutuhkannya.
  • Sabang seperti juga daerah lain di Provinsi Aceh menerapkan Hukum Syariah Islam meski di sini terbilang lebih longgar karena banyak wisatawan mancanegara.  
  • Makanan di Sabang pastinya jenis yang halal termasuk minuman yang tidak beralkohol. Di beberapa tempat tertentu minuman beralkohol dapat ditemukan dan khusus untuk wisatawan mancanegara.
  • Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa.
  • Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan.
  • Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk.
  • Kenakan sepatu atau sandal saat berjalan-jalan di pesisir pantainya untuk menghindari bulu babi yang kadang tidak terduga terinjak.
  • Pastikan Anda membawa peralatan untuk aktivitas bahari meski demikian di disni tersedia peralatan yang dapat disewa. Hal ini juga akan sangat membantu untuk mengurangi pengeluaran uang di lokasi.
  • Bekali diri Anda dengan makanan. Mulai dari makanan kecil untuk di perjalanan sampai air mineral yang banyak. Sedikit sulit mencari warung-warung di pantai mekaki
  • Setiap pengunjung dilarang mengganggu, merusak, mengambil, atau berburu flora, fauna dan ekosistemnya.
  • Karena penerangan yang minim tanpa listrik, jangan lupa membawa senter. Bawa pula obat-obatan pribadi termasuk obat antiseptik. Karena air bersih agak susah, bawa juga jel antiseptik untuk tangan dan tisu basah.
  • Untuk kamera, sebaiknya bawa kamera bawah air serta kamera tele untuk mengabadikan lumba-lumba. Bawa plastik kedap air untuk menaruh barang-barang agar tak terkena air. Lotion anti nyamuk juga tak salahnya dibawa. Selain juga pelembab tabir surya.
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik untuk Mengunjungi Surga Terumbu Karang Di Ujung Barat Indonesia Ini.Jika Anda Berkunjung Ke Banda Aceh,Jadikanlah Pulau Rubiah,Pantai Sumur Tiga , Pulau Beras , Danau Lau Tawar , Gunung Leuser , Museum Tsunami , Pulau Banyak Sebagai Destinasi Wisata Anda.Mari Kita Dukung Indonesia Sebagai Destinasi Wisata Dunia

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg