BREAKING NEWS

Pulau Hoga : Pesona Alam Bahari Bak Surgawi


Pulau Hoga - menikmati keindahan alam dan bawah air yang dikenal sebagai surga bawah laut. Memiliki warisan budaya yang menarik, atau melihat atraksi langka mamalia raksasa di sekitar perairan.Adalah Salah Satu Dari Sekian Banyak Keindahan Alam Pulau Hoga

Pulau Hoga memiliki luas sekira 1.390.000 ha. dan merupakan gabungan dari beberapa pulau. Daratannya ditumbuhi pohon kelapa yang indah melambai diterpa angin laut serta hamparan pasir putih berkilau bak mutiara yang disentuh sinaran matahari. 

Di sini juga akan Anda nikmati menawannya atol, laguna, dan karang di tepian pulau dengan air laut di hadapan membentang biru begitu jernih.

Namanya mungkin kurang terkenal Dibanding Bunaken atau Raja Ampat. Akan tetapi, Pulau Hoga yang berada di Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini memiliki pesona bagi para penyelam. Kecantikan lautnya sungguh sempurna.

Pulau Hoga adalah salah satu pulau di gugusan kepulauan Taman Nasional Wakatobi wilayah Kabupaten Wakatobi, yang juga merupakan pulau wisata bawah laut terindah di Dunia. 

Pulau ini terletak di timur Pulau Kaledupa.Mendarat di Hoga, tampak bangunan-bangunan kayu yang sederhana namun kokoh. Daratan Pulau Hoga yang kehijauan tampak cantik dikelilingi pasir putih yang berkilauan tertimpa cahaya matahari. Angin laut yang segar langsung mengisi paru-paru. Air laut di depan mata membentang biru dan jernih.

Kepulauan Taman Nasional Wakatobi memang menyimpan banyak keindahan. Dulu dikenal sebagai kepulauan Tukang Besi, terdiri dari kelompok empat pulau utama yang menjadi nama Wakatobi: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Keindahan bawah Pulau Hoga jelasnya sudah termasyur hingga ke mancanegara. Kekayaan biota laut nya telah menarik perhatian banyak peneliti mancanegara.Tidak mengherankan apabila tempat ini diibaratkan sebagai laboratorium bawah laut. Wisatawan yang berkunjung bisa tinggal selama berminggu-minggu melahap kenyamanan dan keindahannya.

Berdiam dengan nyaman 750 spesies koral dari sekira 850 yang ada di dunia di perairan ini. Selain itu, juga menjadi rumah bagi 83 jenis ikan berwarna-warni yang cantik. Bacalah beberapa buku bergambar tentang species ikan laut lalu saat tiba di Pulau Hoga menyelamlah untuk menemukan ikan-ikan cantik, seperti: (Cephalopholus argus), takhasang (Naso unicornis), pogo-pogo (Balistoides viridescens), napoleon (Cheilinus undulatus), ikan merah (Lutjanus biguttatus), baronang (Siganus guttatus), Amphiprion melanopus, Chaetodon specullum, Chelmon rostratus, Heniochus acuminatus, dan Lutjanus monostigma

Kawasan dengan luas 1.390.000 hektare yang terdiri dari pulau-pulau kecil dan besar, jajaran atol dan laguna karang tersebut terkenal kepadatan habitat terumbu karang dan ikanya yang beragam. Paus dan lumba-lumba pun kerap dapat ditemui di sekitar Wangi-Wangi. 

Saat menyelam, Anda akan bertemu 83 jenis ikan berwarna-warni yang cantik. Beberapa jenis ikan yang dapat Anda temui di sana seperti takhasang, pogo-pogo, napoleon, baronang, dan masih banyak lagi. Tak heran tempat ini menjadi favorit bagi para penyelam.

Di pulau ini Anda akan langsung disuguhi pemandangan ikan-ikan berwarna-warni yang berenang di pinggir pantai dan dapat terlihat langsung dari perahu.Perairan Pulau Hoga merupakan surga menyelam dengan keindahan alami yang memukau. Menyelam di bawah lautnya bagaikan sedang menikmati akuarium raksasa yang mengagumkan seolah tanpa batas.

Anda bisa menikmatinya tanpa harus menyelam jauh ke dalam.Selain menyelam, Anda juga bisa melakukan kegiatan snorkeling dipinggir pantainya yang dengan mudah juga dapat ditemui ikan berwarna-warni.Menyaksikan ombak besar menerjang karang juga menjadi hal menarik dilakukan sore hari. Anda bisa bersantai merebahkan tubuh diatas pasir putih yang hangat atau berkeliling mengunjungi tempat menarikdi sekitar Pulau Hoga, seperti: Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, Pulau Wangi-wangi, dan Pulau Binongko.

Pantainya pun memiliki pesona yang menggoda. Sepanjang mata memandang, hamparan pasir putih menyelimuti pantai di Pulau Hoga. Dengan daratan yang ditumbuhi pohon kelapa dan lambaian angin laut, tidak sedikit wisatawan yang menghabiskan waktunya untuk bersantai di pantai.

Pencinta penyu dapat meneliti di Pulau Runduma, sebelah utara Pulau Kaledupa. Di pulau yang sulit ditempuh karena jalur pelayarannya rawan gelombang, penyu-penyu hijau (Chelonia mydas) selalu turun bertelur.

Satu lagi yang menjadi sorotan para peneliti asing adalah sejumlah perkampungan Suku Bajo. Kelompok masyarakat yang kerap disebut gipsi laut ini benar-benar hidup di atas laut dengan membangun permukiman di atas laguna karang. Mereka tersebar di pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, dan Tomia.

Tidak Hanya Itu Di Pulau Hoga, Anda bisa menikmati lezatnya ikan segar yang disajikan berbeda dari biasanya. Masyarakat lokal menyajikan ikan tersebut dengan olahan khusus dan dengan rendaman air jeruk nipis selama 15 menit lalu disajikan mentah (jangan khawatir tidak matang). Nama hidangan itu adalah perangi atau sushi ala Pulau Hoga. 

Olahan laut lainnya yang bisa Anda nikmati adalah udang dan cumi dalam keadaan yang masih segar.
Nikmati juga kerang lunak (buli-buli) yang ditumis dengan campuran bawang goreng dan terasi. Rasanya kenyal namun begitu nikmat.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Untuk menuju Pulau Hoga, Anda perlu menuju Kendari untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Pulau Hoga dengan kapal di Pelabuhan Kendari. Perjalanan menuju Pulau Hoga sekira 15 jam. 

Pilihan lain Anda bisa berangkat dari Wanci di Kabupaten Wakatobi. Di dermaga tersebut Anda kemudian dapat menyewa speedboat bertarif Rp150.000,- dengan lama perjalanan sekira 2 jam. 

Kondisi Air Laut yang Berkelok-kelok membawa Anda menikmati hamparan terumbu karang yang luas dengan hewan-hewan berkeliaran siap menemani anda selama perjalanan

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Biasanya kegiatan menyelam di Pulau Hoga perlu beberapa hari. Anda tidak perlu kawatir karena bisa menemukan hotel dan penginapan di Pulau Hoga dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp80.000,- ribu per malamnya.

Ada sekira 200 penginapan sederhana menyerupai rumah adat Buton di sini yang dikelilingi jalan setapak. Anda bisa membayangkan bagun di pagi hari kemudian bergegas ke pantai untuk menikmati udara sambil menunggu Matahari terbit, sungguh indah!

Untuk penginapan, di Pulau Hoga terdapat beberapa penginapan yang nyaman dan memadai. Penginapan-penginapan di sini memiliki kisaran harga Rp 200.000-300.000 per harinya. Kebanyakan, penginapannya terbuat dari kayu dan tanpa AC atau pun kipas. Hal ini pun akan membuat Anda lebih syahdu dalam menikmati tiap detik di Pulau Hoga. Selain itu, di Pulau Hoga juga terdapat dive center untuk Anda yang ingin menyelam.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pulau Hoga adalah April sampai Juni atau Oktober hingga Desember setiap tahunnya.

Umumnya penyelaman di perairan Pulau Hoga dilakukan berkelompok. Manfaatkan untuk berkenalan mencari teman baru.

Sekelompok peneliti atau mahasiswa mancanegara Terkadang datang untuk melakukan penelitian kelautan di sini.Untuk meneliti Ekosistem Kelautan Yang Terdapat di Taman Nasional Wakatobi Dan Khususnya Pulau Hoga

Know Before You Go

  • Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa.
  • Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan.
  • Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk.
  • Satu-satunya transportasi yang bisa Anda gunakan untuk berkeliling di sekitar Pulau Hoga adalah kapal
  • Apabila Anda ingin berkunjung ke Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, Pulau Wangi-wangi, dan Pulau Binongko maka Anda perlu menggunakan kapal
  • Akan tetapi, jika hanya ingin menikmati daratan Pulau Hoga yang memesona makacukup berbekal kedua kaki Anda saja.
  • Bila hendak berpetualang ke pedalaman, sangat bijak apabila Anda menggunakan jasa pemandu dari hotel atau tempat Anda menginap. Sediakan uang secukupnya karena di tempat ini keberadaan ATM cukup jarang.
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik Untuk Mengunjungi Pesona Alam Bahari Bak Surgawi di Pulau Hoga.Jika Anda berkunjung ke Sulawesi Tenggara Jadikanlah Pulau Hoga dan Taman Nasional Wakatobi sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg