BREAKING NEWS

Kuliner Wajib Khas Belitung Yang Tidak Boleh Dilewatkan


Kuliner Belitung - NusaPedia - Kuliner Belitung - Sudah tidak rahasia lagi jika hendak bepergian ke suatu tempat, yang pertama dicari adalah spot-spot menarik untuk photo dan tentu saja kulinernya. Jika kita mengunjungi Belitong yang populer setelah meledaknya Film Laskar Pelangi buah karya Andrea Hirata. Dan semakin ramai dikunjungi begitu Ahok juga populer sebagai seorang tokoh yang kontroversial.

Kuliner Khas Belitung

Kuliner Khas Belitung

Rumah makan dan restoran yang ada di Belitung mulai menjamur seiring kemajuan kepariwisataan, serta arus kunjungan wisatawan yang terus meningkat setiap tahun.

Hal ini tidak terlepas dari promosi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Belitung pada pameran pameran di berbagai daerah, pertunjukan pertunjukan seni dan budaya, booklet dan leaflet, serta promosi melalui media sosial.

Tidak berbeda dengan yang lainnya, ketika anda mengunjungi negeri Laskar Pelangi tersebut. Kami pun menikmati pemandangan alamnya yang luar biasa kece dengan laut birunya, langit Biru dan batu-batu raksasa yang menakjubkan. Disamping pemandangan alamnya yang sangat menarik, Kuliner Belitung juga tidak kalah menariknya dan susah move on.

Berdasarkan pesan dari teman-teman yang sudah berkunjung ke Belitong dan referensi dari berbagai pihak, berikut makanan dan minuman yang perlu dicoba dan sudah kami buktikan.

1. Gangan

Kuliner Khas Belitung
Gangan adalah seperti gulai asampadeh kalau dari sumatra Barat. Syarat dengan rempah khas Belitong. Rasanya pedas asam dan mengundang selera. Ada beberapa pilihan- Gangan ikan- Gangan daging- Gangan CampurYang paling Istimewa Gangan Campur, isinya ikan dan seafood seperti udang, cumi dan lain-lain, ditambah irisan nanas. 

Penyajiannya didalam batok kelapa muda. Kebayangkan rasanya pedas, asam dengan aroma nanas dan juga rasa kelapa mudanya pecah dilidah. Gangan ini banyak dijual di beberapa resto di Belitong. Yang paling enak menurut saya di Rumah Makan Timpo Duluk, rasa nya pas di lidah.

Dari penampilan kuahnya yang berwarna kuning, sekilas sup ini mirip gulai. Nyatanya ia tidak menggunakan santan. Warna kuning didapat dari warna alami kunyit, salah satu bahan rempah sup ini. Selain kunyit, bahan rempah atau bumbu yang menciptakan cita rasa spesial masakan ini adalah (diantaranya) bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, lengkuas, sereh, kemiri, dan asam.

Ditambahkan pula potongan buah nanas yang tentunya memberi tambahan sensasi berbeda: segar dan asam. Daun salam adalah bumbu pelengkap pamungkas lainnya sebagai penguat aroma. Gangan dianjurkan dimasak pedas karena aroma pedas dapat menetralisir bau amis ikan.

Ada beberapa jenis ikan yang biasa dimasak menjadi gangan. Beberapa yang umum adalah ikan ketarap, kakap merah, dan ikan bulat, terutama bagian kepalanya.

Gangan asam pedas dibuat menggunakan bumbu yang sama dengan gangan kuah nanas dan menjadikan ikan sebagai bahan utama. Bedannya adalah bumbu gangan asam pedas biasanya ditumis terlebih dulu. Berbeda dengan gangan sebelumnya yang langsung direbus bersama ikan. Perbedaan cara memasak bumbu ini menyuguhkan rasa yang sedikit berbeda namun tak kalah spesial, tergantung selera Anda lebih menyukai yang mana.

2. Mie Belitung

Kuliner Khas Belitung
Mie Belitung seperti mie rebus kalau di kota medan. Hampir di setiap resto di Tanjung Pandan menjualnya. Tekstur mie nya enak, ditambah dengan irisan tahu, kentang, timun dan udang. Dengan kuah juga rasa kaldu udang. Dan disajikan diatas dau simpor, ini yang menarik dan istimewa. Yang agak mengecewakan, meski sudah dipakai sambal tetap saja tidak menghilangkan rasa manisnya. Tapi tetap wajib dicoba.

Mie Belitung yang dijual di kedai yang sudah ada sejak tahun 1973 ini memang terkenal akan kelezatannya. Campuran mie, kentang, ketimun, emping, dan udang berpadu dengan kuah kental berbahan udang membuat mie Belitung terasa begitu enak dan nikmat.

Mie Belitung adalah mie kuning yang disiram kuah udang dan ditaburi bakwan udang, irisan timun, potongan kentang rebus, udang rebus, emping melinjo dan taoge ini sangat khas rasanya karena tidak ada di kota lain. Mie Belitung memang beda sama mie-mie pada umumnya, rasa mie belitung yang membikin nikmat adalah kuahnya. Karena berasal dari kaldu udang asli ditambahi bumbu-bumbu. 

3. Jeruk Kunci Hamoy

Rasanya yang asam kecut membuat air liur keluar saat teringat akan buah ini, kalau kata orang Bangka "ngrinyam". Buah ini sering dijadikan asam untuk cuka dan sambal, asam yang alami ketimbang cuka buatan pabrik. Selain itu dari segi rasa juga sambal akan terasa lebih enak jika memakai jeruk ini. Buahnya kecil kira-kira hanya sebesar genggaman anak-anak, namun rasanya asam kecut. Kira-kira sama dengan jeruk purut dalam hal ukurannya, namun dari segi rasanya jeruk ini jauh lebih kecut ketimbang jeruk purut. Mungkin jeruk yang paling kecut asamnya adalah jeruk ini.

Jika Anda sedang jajan di warung tenda pinggir jalan, penjualnya mungkin menyediakan menu jeruk peras. Tahukah Anda, sari buah yang didapat dari memeras buah sebenarnya lebih baik daripada membuatnya menjadi jus? Buah yang diproses secara minimal dan perlahan-lahan (bukan dihancurkan) akan menawarkan manfaat nutrisi lima kali lebih besar daripada jus buah

Mengonsumsi buah peras sama sehatnya dengan mengonsumsi potongan buah segar. Tidak seperti pikiran banyak orang, tidak banyak daging buah yang hilang ketika Anda memerasnya. Artinya, sari buah yang Anda buat masih mengandung serat yang Anda butuhkan. Serat menstimulasi sistem pencernaan sehingga jika Anda mendapat asupan buah yang cukup

Kuliner Khas BelitungMinuman segar ini wajib dicoba, rasanya manis, asam, asin dengan aroma jeruk kunci dan hamoy atau nama lainnya kiamboy merah (yang diolah dari buah pulm). Paduan rasa dan aroma perasan jeruk kunci dan kiamboy yang asam, asin, manis sangatlah susah dilupakan.

Ini minuman yang bikin saya ketagihan. Minuman ini hampir di setiap resto di kota Tanjung Pandan tersedia. Pertama sekali mencoba minuman ini di Manggar kota wisata 1001 warung Kopi “ Warkop Millenium”. Rasanya pecah paduan asam, asin manisnya juga pas. Dan seterusnya disetiap kesempatan saya selalu memesannya.

Jeruk kunci adalah sejenis buah jeruk yang besarnya sekisaran bola pimpong atau bola golf. Warnanya hijau tua, sewarna dengan daunnya. Baunya sangat segar dan bisa dikonsumsi langsung karena rasanya pun sangat nikmat meski tentunya lebih asam dan kecut. Jeruk kunci biasa juga disebut sebagai jeruk sambal, jeruk cina, atau limau calong. Buah ini sangat mudah dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan sayuran maupun di pasar-pasar tradisional.

4. Ketam Isi

Kuliner Khas Belitung
Negeri yang dikelilingi lautan ini, tentulah makanan lautnya segar dan enak. Paling istimewa sekam atau kepiting isi. Daging kepiting dicampur bumbu dan rasa merica yang kental yang juga menjadi icon kota ini. Daging kepiting dimasukkan kedalam cangkangnya kembali. Penganan ini dijual dalam kemasan beku atau sudah digoreng. Terasa sangat nikmat bila dimakan hangat-hangat. Rasanya susah dilukiskan uenak banget. Ada beberapa tempat yang menjual sekam isi ini Adena dan Sakato. Soup kepitingnya juga juara.

Makanan ini diolah dari daging kepiting rajungan yang telah dicampur bumbu, bawang daun, dan telur. Bahan yang telah dicampur bumbu itu kemudian dimasukkan kembali ke dalam cangkang kepiting lalu digoreng. Bisa disimpulkan Anda seolah-olah makan kepiting asli tapi ini isinya daging semua dan tidak perlu repot untuk memecah cangkang kepiting lagi. Ketam Isi yang telah digoreng bisa dimakan langsung atau dijadikan lauk saat makan nasi.

5. Kukus Rap Menggale

Kuliner Khas Belitung
Makanan tradisional yang langka, cuman ada di rumah makan Belitong Kite yang terletak di pusat kota Tanjung Pandan dekat pelabuhan, dan bundaran Satam. 

Kita bisa menikmatinya sebagai menu sarapan pagi. Restoran tradisional ini buka setiap Selasa s.d Sabtu dari jam 06.00 - 10.00.Kukus Rap Menggale, terbuat dari bahan dasar tepung Rap Menggale. Hampir seperti tepung gaple, hanya berbeda cara pembuatannya. Kalau tepung Gaple terbuat dari singkong yang dikupas, dipotong-potong lalu dijemur sampai hitam, baru didiolah menjadi penganan. 

Tapi Rap Menggale tepung Kuliner Belitung nya dibuat dari singkong yang dikupas, dipotong-potong dimasukkan dalam karung sumpit yang dibuat dari daun lays (strukturnya hampir sama dengan daun durian). Karung diikat direndam dalam air sungai yang mengalir sampai maram.

Makanan ini disajikan diatas daun simpor bersama kelapa parut dan sambal ikan teri yang dimasak seperti pepes dengan bumbu khas Belitung yang syarat rempah-rempah. Rasanya sangat istimewa seperti ketan, jauh dari rasa singkong. Pertama aku tidak yakin akan suka, tapi setelah dicoba rekomended.

6. Kopi Balitong

Kuliner Khas Belitung
Meski kopi bisa anda temukan dimana saja di negeri ini, tapi tiap daerah nyatanya punya cita rasa kopi yang berbeda-beda. Begitu pula dengan kopi Belitung. Meski biji kopi yang diolah di negeri laskar pelangi ini berasal dari tempat lain, tapi racikan kopi Belitung tetap saja berbeda.

Manggar, Belitung Timur merupakan salah satu kawasan terkenal berkumpulnya para penikmat kopi. Masyarakat Manggar memang sudah sejak lama memiliki tradisi minum kopi yang kuat. Sejak pagi hingga malam mereka suka berkumpul di warung-warung sambil duduk dengan sejuta cerita sembari menikmati secangkir kopi.

Jadi tidak usah heran bila sedang traveling ke Belitung anda akan menemui pemandangan warung-warung dijejali orang yang menikmati kopi. Salah satunya di Jalan Jendral Sudirman, Kabupaten Manggar, Belitung. Setiap hari warung kopi di tempat ini selalu ramai oleh para pencinta kopi.


Kopi Belitong sangat terkenal disetiap tempat dikota Belitong selalu ada warung kopi yang menyajikan berbagai macam rasa. Ada beberapa tempat karena warung kopi ini memakai sistem waralaba. Konon yang aslinya yang berada dipojokan dekat Dermaga dan tidak jauh dari bundaran SATAM.

Disini bagi penggila kopi surga banget karena rasa kopinya pait dan asam. Karena aku bukan penggila kopi aku lebih tertarik ice coklatnya, top banget, wajib dicoba. Dan jangan dilewatkan juga teh tarik dengan cincaunya. Atau kopi dicampur susu. Pecah dilidah.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg