BREAKING NEWS

Taman Nasional Zamrud : Mengenal Keanekaragaman Hayati Negeri Siak


Taman Nasional Zamrud - Nusapedia - Taman Nasional Zamrud merupakan Taman Nasional yang baru saja di sahkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan.Taman Nasional Zamrud menjadi taman nasinal ke-52 atau bisa di katakan tamn nasional termuda.Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan Taman Nasional Zamrud Siak, Provinsi Riau, untuk mengelola pengamanan dan mencegah penebangan hutan di kawasan konservasi tersebut.
Taman Nasional Zamrud

Taman Nasional Zamrud


disetujui oleh Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya melalui perubahan fungsi Taman Nasional Zamrud yang awalnya merupakan suaka margasatwa Danau Pulau Besar dan hutan produksi Tasik Serkap. 

Taman Nasional Zamrud merupakan taman nasional ke-52 yang ada di Indonesia. Penetapan kawasan ini sebagai kawasan konservasi tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.350/2016. Taman Nasional ini berada di Kabupaten Siak Indrapura, letaknya kurang lebih 90 km dari pusat kota Pekanbaru. Dulunya, Taman Nasional ini adalah Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar/Danau bawah yang memiliki luas kurang lebih 30 hektar.

Mengapa Anda Harus Kesana..?? 

Taman Nasional Zamrud
Kawasan Taman Nasional Zamrud ini menyuguhkan keelokan dan keindahan bagaikan keindahan batu Zamrud yang hingga kini banyak digemari. Walaupun air danau dan rawa di kawasan ini memiliki warna yang gelap, namun suasananya masih tampak asri dan alami. Di tempat inilah alam dibentangkan dengan begitu indahnya tanpa banyak terjamah, liar namun menentramkan hati dan pikiran. Air di danau ini tampak berwarna gelap yang diselimuti dengan rawa yang menyguhkan pesona alam yang luar biasa. 

Pada saat matahari senja terbenam, keindahan air danau akan semakin indah dan berwarna hijau pekat selaknya batu zamrud.Taman Nasional Zamrud merupakan sebuah kawasan dimana terdapat dua buah danau yang berdampingan, dan sama-sama memiliki air yang berwana hitam pekat. Danau Pulau Besar (2.415 Ha) dan juga Danau Bawah (360 Ha) yang keduanya merupakan rumah dari beragam fauna dan flora langka yang ada disini. Taman Nasional Zamrud memamg terkenal dengan keindahan alam dan danaunya, di tempat ini pula beragam satwa langka serta beragam flora yang jarang ditemui di belahan negara manapun. 

Di Danau Pulau Besar ini, terdapat empat pulau yang sejak tanggal 25 November 1980 telah ditetapkan sebagai Kawasan Suaka Marga Satwa (KSM). Ke empat pulau itu adalah, Pulau Besar (10 hektar), Pulau Tengah (1 hektar), Pulau Bungsu (1 hektar), dan Pulau Beruk (2 hektar).

Tidak hanya itu,Hutan Rawa Primer Taman Nasional Zamrud Sejak Agustus 2007, Suaka Marga Satwa ini diresmikan oleh Presiden menjadi Taman Nasional (TN) Zamrud dengan luas sekitar 30.129 hektare. Kawasan ini merupakan hutan rawa primer yang berada di atas lahan gambut dengahn ketinggian hingga 100-200 meter dari permukaan laut. 

taman nasional zamrud
Lapisan pada tanahnya berupa cekungan raksasa, dimana air yang berasal daerah sekitar akan tertampung di Danau ini. Di Taman Nasional Zamrud menampung beragam jenis Fauna yang terlindungi, sperti harimau sumatra (Panthera tigris sumatrensis), harimau dahan (Neofelis nebulosa) beruang madu (Helarctos malayanus), dan napu (Tragulus Napu). Terdapat pula beragam primata yang dilindungi, seperti monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), beruk (Macaca nemestrina), dan kokah (Presbytis melalophos).Di kawasan ini pula juga hidup 38 jenis burung, dimana 12 diantaranya merupakan yang terlindungi seperti bangau putih, enggang palung, enggang benguk, enggang dua warna, serta enggang ekor hitam. 

Sedangkan di dalam danaunya sendiri, hidup sekitar 14 jenis ikan yang sekitar 8 diantaranya memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi bagi nelayan setempat, seperti selais, kayangan, tapah, baung, lele, gabus, silais, sipimping, patin dan lain-lain. Taman Nasional Zamrud sendiri akan terus diperluas untuk melindungi kawasan dan zona pemanfaatannya.

Di dalam danau ada 14 jenis ikan, delapan di antaranya memiliki nilai ekonomi penting yaitu sipimping, selais, kayangan, tapah, baung, tomang, balido, dan gelang. Pulau Hanyut Danau Pulau Besar dinamai sesuai dengan lokasinya karena di danau tersebut terdapat empat pulau yang terbentuk dari endapan lumpur dan tumbuh-tumbuhan. 

taman nasional zamrud
Empat pulau tersebut merupakan pulau hanyut karena dapat berpindah tempat, terdiri atas Pulau Besar (sekitar 10 ha), Pulau Tengah (satu hektare), Pulau Bungsu (satu hektare) dan Pulau Beruk (dua hektare) karena banyak terdapat beruk (kera tidak berekor) di dalamnya. 

Di sekeliling danau terdapat vegetasi langka jenis pinang merah (berbeda dengan tanaman hias pinang merah yang ada, karena warnanya lebih cerah) tumbuhan khas tepian danau itu yang tidak dapat tumbuh di daerah lain. 

Aneka ragam vegetasi alami yang ada di sekeliling danau serta sungai dan dalam kawasan hutan rawa gambut itu dapat dijumpai dalam kondisi utuh.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meresmikan lokasi Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar Pulau Bawah yang dikenal dengan kawasan Danau Zamrud menjadi Taman Nasional Zamrud. Presiden meresmikan prasasti kawasan konservasi itu pada Agustus 2007.

Taman Nasional Zamrud Baru saja di resmikan pada tahun 2016 Ini,Namun Untuk menjadi taman nasional, danau zamrud harus melakukan berbagai persiapan dengan dukungan semua pihak yang berkepentingan. 

Persiapan tersebut dimulai dengan melakukan lokakakarya optimalisasi pengelolaan kawasan, kajian pentingnya perubahan suaka margasatwa menjadi Taman Nasional Zamrud, audiensi dengan Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan, Menteri Riset dan Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan lain sebagainya. 

Persiapan menuju taman nasional juga dilakukan dengan menggandeng empat perusahaan pemilik hutan tanaman industri (HTI) yang mengelilingi kawasan itu agar mau memberikan sebagian kawasannya untuk perluasan konservasi sebagai syarat perubahan menjadi taman nasional. 

Bagaimana Cara Anda Kesana..??

taman nasional zamrud
Melakukan perjalanan darat dengan menggunakan mobil dari Pekanbaru menuju Kampung Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit. Setelah sampai di kampung yang baru dua tahun berdiri karena merupakan pemekaran Kampung Sungai Rawa.Dari Dermaga Sungai Rawa perjalanan menuju Taman Nasional Zamrud dimulai.

Di pagi yang sejuk dengan udara yang begitu segar, tibalah saatnya untuk menyusuri danau di kawasan ini yang terkenal eksotis. Sebuah pompong kayu milik nelayan setempat dengan mesin diesel sudah siap di tepian danau untuk membawa rombongan berkeliling.

Satu pompong ini bisa memuat 15 orang. Sekali trip berkeliling danau pengunjung harus membayar Rp 400 ribu. Saat berkeliling danau kita akan disuguhi lanskap yang memukau yang hanya bisa ditemui di Danau Zamrud ini. Hutan-hutannya masih asri dengan air yang hitam kebiruan karena mendapat pantulan dari langit yang biru terang ketika itu. Warna hitam perairan danau yang sangat khas dengan daerah gambut ini yang dijuluki “The Black Water”.

Sesekali kita bisa menyaksikan burung-burung pemangsa ikan yang memang banyak terdapat di kawasan ini. Sebelum memasuki danau kita terlebih dahulu melintasi anak sungai yang disekelilingnya terdapat tumbuhan pandan. Perahu kemudian berjalan pelan menyisir tepian danau. Tampak pula tumbuhan pandan dan hutan rawa gambut yang masih asri. Perlahan perahu bergerak menuju 3 buah pulau yang yang terdapat di Danau Zamrud.

Ketika menuju pulau kita akan disajikan pemandangan ribuan kelelawar yang terbang berhamburan. Mungkin kaget mendengar suara mesin pompong yang menderu. Beberapa kali perahu juga berhenti di daratan untuk melihat berbagai ekosistem yang ada di kawasan ini. Tiga jam lamanya Trip Riau dan rombongan mengitari Danau Zamrud untuk kemudian kembali ke homestay. Keunikan Danau Zamrud Danau Zamrud yang terletak di Kecamatan Siak Sri Indrapura merupakan salah satu ekosistem terunik di Dunia.

Bagaimana Dengan Akomodasinya..?? 

Terdapat Kantor Resort Taman Nasional Zamrud yang dapat anda gunakan sebagai akomodasi sementara selama berada di Taman Nasional Zamrud.

Know Before You Go..!! 

  • Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa
  • Jas Hujan, Topi,Sleeping Bad Dan Sediakan Sepatu Boots
  • Disekitar lokasi, sesekali kita ada melihat papan peringatan yang menghimbau para pengunjung untuk tidak merusak lingkungan 
  • siapkan uang tunai sebelum mengunjungi Taman Nasional Zamrud.
  • Sebelum anda memasuki kawasan Taman Nasional Zamrud ada baiknya anda harus mengurus SIMAKSI(Surat Izin Masuk Wilayah Konservasi) Di kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Atau Atau Di Kantor Balai Besar Taman Nasional Zamrud
Jadi bagaimana Sahabat Nusapedia Apakah Anda tertarik Untuk  Menjelajahi keanekaragaman Taman Nasional Zamrud.Jika Anda berkunjung ke kabupaten siak,sempatkanlah untuk mengunjungi Taman Nasional Zamrud.Mari kita dukung indonesia sebagai destinasi wisata dunia 
Taman Nasional Zamrud merupakan taman nasional ke-52 yang ada di Indonesia. Penetapan kawasan ini sebagai kawasan konservasi tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.350/2016.
Taman Nasional ini berada di Kabupaten Siak Indrapura, letaknya kurang lebih 90 km dari pusat kota Pekanbaru. Dulunya, Taman Nasional ini adalah Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar/Danau bawah yang memiliki luas kurang lebih 30 hektar.
Taman Nasional Zamrud merupakan taman nasional ke-52 yang ada di Indonesia. Penetapan kawasan ini sebagai kawasan konservasi tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.350/2016.
Taman Nasional ini berada di Kabupaten Siak Indrapura, letaknya kurang lebih 90 km dari pusat kota Pekanbaru. Dulunya, Taman Nasional ini adalah Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar/Danau bawah yang memiliki luas kurang lebih 30 hektar.
Taman Nasional Zamrud merupakan taman nasional ke-52 yang ada di Indonesia. Penetapan kawasan ini sebagai kawasan konservasi tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.350/2016.
Taman Nasional ini berada di Kabupaten Siak Indrapura, letaknya kurang lebih 90 km dari pusat kota Pekanbaru. Dulunya, Taman Nasional ini adalah Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar/Danau bawah yang memiliki luas kurang lebih 30 hektar.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg