BREAKING NEWS

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara


Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara - Wisata Kuliner Indonesia - Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara merupakan pembahasan NusaPedia magazine Kali Ini.Sahabat NusaPedia Tahukah Anda ada indonesia memiliki keanekaragaman kuliner yang memiliki ciri khas berbeda dari masing-masing provinsi yang ada di indonesia.

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara

merupakan pembahasan mengenai keanekaragaman olahan mie dari berbagai kota di indonesia.Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara di suguhkan dengan tujuan menambah khasanah ilmu pengetahuan anda mengenai keanekaragaman wisata kuliner indonesia.

Sesuai catatan sejarah, mie pertama kali dibuat di daratan China sekitar 2000 tahun yang lalu pada masa pemerintahan Dinasti Han. Dari China, mie berkembang dan menyebar ke Jepang, Korea, Taiwan dan negara-negara di Asia Tenggara bahkan meluas sampai kebenua Eropa.

Di benua Eropa, mie mulai dikenal setelah Marco Polo berkunjung ke China dan membawa oleh-oleh mie. Namun, pada perkembangannya di Eropa mie berubah menjadi pasta seperti yang kita kenal saat ini.Sesungguhnya seni menggiling gandum telah lebih dahulu berkembang di Timur Tengah, seperti di Mesir dan Persia. 

Logikanya, mie juga mula-mula berkembang di sana dan diajarkan sebagai sebagai lembaran-lembaran tipis menyerupai mie. Pada awalnya mie diproduksi secara manual, baru pada tahuan 700-an sejarah mencatat terciptanya mesin pembuat mie berukuran kecil dengan menggunakan alat mekanik.

Barangkali, kita pantas berterima kasih kepada Mamofuku Ando, pria kewarganegaraan Jepang kelahiran Taiwan tahun 1911. Berkat kerja keras dan jerih payahnyalah maka kita sekarang ini bisa menikmati kelezatan mie instan. Makanan cepat saji dengan banyak sekali penggemar, yang masuk ke wilayah Indonesia pertama kali pada pertengahan tahun 1960-an.Berikut Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara , NusaPedia suguhkan Untuk anda.

Mie Kering Makassar

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie kering adalah sejenis Mie yang dipanggang sampai benar-benar kering dan disiram dengan kuah kental panas yang berisi ayam, udang, bakso, kol, wortel dan sawi. Jenis makanan ini merupakan makanan khas tradisional Makassar.

Kendati saat ini mie kering sudah bisa ditemui dimana saja, namun keistimewaan Mie kering di Makassar memiliki cita rasa yang berbeda pada rasa kuahnya.  Kekentalannya dengan rasa asin dan asam yang pas serta dilengkapi kocokan putih telur tercampur rata dalam “adonan”nya.

Bermula dari resep tradisional China yang dikenal dengan I Fu Mie yang kemudian dikembangkan oleh warga Tionghoa Makassar, dengan cita rasa bawang putihnya yang pekat maka makanan Mie Kering ini akhirnya menjadi makanan popular yang merupakan kegemaran bagi banyak orang.

Soto Mie Bogor

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Salah satu jenis soto yang sudah populer terutama diseputaran Jabodetabek selama lebih 2 dasawarsa adalah Soto Mie Bogor yang memang berasal asli dari daerah Bogor, aslinya menggunakan daging sapi, namun bervariasi jenis daging yang digunakan oleh bermacam pedagang, ada yang menggunakan daging sandung lamur, daging kepala, kikil, babat, tulang muda dsb, bahkan ada yang menggunakan daging ayam,

namun dalam kuah yang berbasis sama dengan aslinya, dan disajikan dengan menambahkan bihun/soun dan mie kuning, tomat, kentang, lobak, emping, dan yang paling khas risoles khas Bogor. Soto Bogor sendiri ada 2 macam, tergantung jenis kuahnya, ada yang bening berbumbu dan ada yang bersantan, tergantung selera konsumennya.

Adapun penyebaran keberadaan soto Bogor yang dominan hanya didaerah seputaran Jabodetabek karena umumnya pelaku usaha ini tidak terbiasa pergi khusus kesatu daerah dan membuka usahanya disana begitu saja, tetapi umumnya mereka cuma mengikut atau magang kerja pada yang telah membuka usaha, sampai akhirnya menguasai keahlian dst, dan mulai membuka sendiri usahanya, dan sebagai contoh di Bandung yang masih sesama Jawa Barat juga masih langka keberadaan soto mie Bogor ini, ada satu yang ditemukan diseputaran kampus ITB, juga bukan diusahakan oleh orang Bogor, tetapi dengan label "khas Bogor" tentu saja, namun sayang rasanya sudah jauh menyimpang dari aslinya.

Keistimewaan Soto Mie khas Bogor
Soto ini mengunakan lebih dari 10 macam bumbu rempah, yang diolah sedemikian rupa, dan juga jenis daging yang disebut diatas, yang sudah demikian aslinya dari sananya, yang sudah ada sejak zaman sebelum ada Ajinomoto, Sasa dsb, yang artinya semuanya dari bumbu/rempah asli Indonesia, yang ternyata dari dulu sudah dapat dibuat penganan nikmat tanpa tergantung bumbu modern, dan melahirkan rasa yang lezat, gurih, menyegarkan dan bergizi.

Mie Kocok Bandung

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie kocok merupakan salah satu kuliner khas milik nusantara yang cocok disantap dalam berbagai suasana. Kuliner yang satu ini merupakan kuliner lintas generasi karena bisa dinikmati oleh siapapun, baik anak-anak hingga orangtua. Meski penjualnya banyak ditemukan di berbagai daerah, ternyata mie kocok berasal dari Bandung. Tidak mengherankan jika jajanan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia.

Salah satu jajanan khas Bandung yang selalu digemari sejak dulu hingga kini adalah mie kocok. Mie kocok Bandung memang sudah ada sejak lama sehingga rasanya benar-benar istimewa khas resep warisan. Mencari mie kocok paling enak di Bandung tentu tidaklah sulit karena di kota inilah jajanan berkuah kaldu kental ini lahir.

Mie kocok tentu saja berbeda dengan mie bakso dari segi kuah maupun isian andalannya. Kuah mie bakso cenderung lebih encer, sedangkan kuah mie kocok lebih kental. Komponen mie bakso terdiri atas mie bulat, bihun, tauge, sawi hijau, dan bakso. Sementara itu, komponen mie kocok terdiri atas mie gepeng, tauge, dan kikil.

Entah darimana toponimi mie kocok berasal, namun menurut buku wisata jajan Bandung, nama mie kocok berasal dari cara pembuatannya, yaitu dengan mencelupkan dan mengocok mie dan tauge ke dalam air panas hingga nampak layu. Meski begitu, tidak semua warung makan yang menyediakan mie kocok menggunakan cara pengolahan dengan cara demikian.

Mie kocok menggunakan bahan baku berupa mie telor, mie jenis ini banyak dijumpai di pasar tradisional maupun di supermarket. Meski demikian, pengusaha warung mie kocok lebih banyak membuatnya sendiri ketimbang membeli yang sudah jadi. Selain dirasa lebih murah, hal ini juga tentu untuk mempertahankan citarasa khas yang dimiliki oleh pengusaha yang membuka warung mie kocok tersebut.

Satu porsi mie kocok lengkap dengan campuran daging dan bakso dibanderol dengan harga berkisar antara 10.000-15.000 rupiah. Harga yang tentu relatif murah bagi masyarakat umum untuk bisa menikmati kuliner khas nusantara yang satu ini. Apalagi penjual mie kocok banyak ditemukan di berbagai tempat dengan beraneka label dan brand.

Mie Cakalang

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie Cakalang merupakan makanan Favorit dan unik, biasanya Mie dicampur dengan Ayam, tetapi di Manado Sulawesi Utra Mie hidangkan dengan Cakalang yang merupakan Ikan laup yang kaya akan protein yang tinggi, rasa gurih dan khas bawang goreng serta sayur kemudian ditambah sambal menjadi masakan juara di Kota Manado. Dari namanya, sudah pasti bahan dasarnya adalah mie.

Mie yang dibuat hampir sama dengan mie ayam di Jawa cuma sedikit lebih lembut. Kalau ditanya untuk rasa, masakan ini salah satu yang enak di Manado. Rasa gurihnya dihasilkan dari potongan ikan cakalang, iklan khas Manado. Untuk penambah nikmat, terdapat potongan sawi dan daun bawang dan juga bawang goreng. karena kelezatannya, kalau sudah makan mie ini pasti nambah deh. Cocok untuk dicoba ketika kita berkunjung ke Kota Manado..

Mie Celor Palembang

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Jalan-jalan ke Palembang dan menikmati makanan khas berupa pempek dengan segala variannya merupakan hal yang biasa. Sesekali cobalah kuliner favorit khas kota Palembang lainnya yang tidak kalah nikmat, maknyus dan populer di kalangan masyarakat Palembang yaitu mie celor.

Bukan hanya orang Palembang yang tinggal di Palembang saja yang menggemari mie celor, tetapi juga orang Palembang di perantauan. Banyak di antara mereka yang minta dibawakan mi celor jika ada sanak saudaranya yang kebetulan mudik. Bahkan ketika mereka sendiri mudik, kunjungan ke mie celor seolah menjadi kunjungan wajib.

Mie Celor adalah hidangan mie yang disajikan hangat dalam campuran kuah santan dan kaldu ebi (udang kering), ditambah taoge dan irisan telur rebus, serta ditaburi irisan seledri, daun bawang dan bawang goreng. Kenapa disebut dengan nama mie celor? Karena sebelum disajikan, mie dan taoge terlebih dahulu dicelor atau dicelup-celup alias diendam di air mendidih.

Nikmatnya mie celor langsung terasa sejak detik pertama mie dan kuah menempel di ujung lidah. Kuahnya yang kental dan gurihnya yang berpadu dengan mie membuat lidah tak henti mengecap.

Kenikmatan terus berlanjut saat saya makin membenamkan sendok ke kuah dan menemukan potongan-potongan otak udang yang terdapat didalamnya. Potongan-potongan otak udang yang diambil dari udang satang (udang yang berukuran besar) dan dimasak bersama kuah di atas kompor yang tidak terlalu panas langsung memuntahkan aroma udang yang menusuk hidung.

Rupanya dari sinilah asal usul aroma khas mie celor yang membuat kita tidak sabar lagi untuk segera menuntaskannya.Perlahan mie yang sudah bercampur dengan taoge dan potongan telor rebus memasuki kerongkongan didorong kuah yang segar dan hangat.

Mie Aceh

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khasnya masing-masing dan beberapa masakan khas Indonesia bahkan telah dikenal oleh orang di seluruh dunia. Salah satunya adalah Daerah Istimewa Nanggroe Aceh Darussalam, daerah ini terkenal dengan masakannya yang enak dan memanjakan lidah.

Oleh karena itu tak heran jika banyak pecinta kuliner menjadikan masakan khas Aceh ini menjadi makanan favorit mereka. Bukan hanya terkenal di nusantara, tetapi juga popular di dunia . Masakan Aceh , pada umumnya memiliki cita rasa yang khas . Diantara semua ragam masakan itu, maka Mie Aceh merupakan menu utama disetiap kesempatan.

Mie Goreng Aceh atau lebih dikenal dengan mie Aceh saja kiranya sudah tak asing lagi di kalangan penikmat makanan tradisonal nusantara. Beberapa waktu yang lalu juga telah dibagikan beberapa resep kue tradisional yang berasal dari Tanah Rencong ini seperti misalnya kue bingkang, kue timphan, roti cane dan banyak lagi yang lain. Mie Aceh sendiri hingga saat ini sudah menyebar hingga keluar dari Aceh. Sama seperti masakan Padang yang hampir ada di seluruh nusantara.

Mie Aceh satu jenis kuliner yang menggoda dari Aceh, dapat dicicipi dengan dua cara, yakni digoreng atau direbus alias menggunakan kuah. Untuk rasa bisa memilih sendiri, apakah ingin pedas atau tidak. Sebagai variasi bisa menggunakan kepiting, udang, daging atau seafood. Variasi inilah yang nantinya menentukan nama mienya.

Mie aceh adalah masakan mie  pedas khas Aceh di Indonesia Mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Mie Aceh tersedia dalam dua jenis, Mie Aceh Goreng (digoreng dan kering) dan Mie Aceh Kuah (sup). Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk.

Mie Ongklok Wonosobo

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie Ongklok merupakan makanan khas sekaligus kebanggaan warga Kota Wonosobo,Mie ini berbahan dasar mie kuning, kucai, dan kubis yang merupakan sayuran utama masyarakat Wonosobo.

Mie Ongklok ini terasa pas dengan lidah orang Indonesia karena sangat enak dan rempah-rempah nya  begitu terasa sangat tepat jika disantap saat panas dan menjadi favorite warga Wonosobo mengingat kondisi geografis Wonosobo berada di dataran tinggi dan bertemperatur dingin.Mie Ongklok akan lebih nikmat jika dimakan bersama menu pendamping,yaitu sate sapi yang berbumbu kacang dan kecap,sehingga rasanya sangatlah manis.

Campuran keduanya akan menciptakan perpaduan rasa yang unik dan tidak akan di dapatkan pada mie-mie yang lainnya.Mi (atau bakmi) ongklok adalah mi rebus khas kota Wonosobo dan sekitarnya. Mi rebus ini dibuat dengan racikan khusus menggunakan kol, potongan daun kucai, dan kuah kental berkanji yang disebut loh. Mi ini banyak dijajakan di berbagai warung dan rumah makan di kota tersebut.Pendampingnya biasanya adalah sate sapi, tempe kemul, serta keripik tahu.Ongklok, alat bantu merebus mi.Ongklok adalah semacam keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk membantu perebusan mi. Penggunaan alat bantu ini khas daerah setempat sehingga diberikanlah nama mi rebus ini sesuai dengan alat tersebut.

Mie Jawa

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Bakmi Jawa sangat banyak ditemukan di Yogyakarta, tapi tahukah bagaimana sejarahnya dulu? Perlu diketahui bahwa bakmi adalah jenis makanan yang sangat kuno menurut sejarahnya. Oleh masyarakat Tiongkok, bakmi pertama kali dikonsumsi sekitar 206 SM pada saat pemerintahan Dinasti Han. Pada waktu itu bakmi atau mie masih berupa adonan yang terbuat dari tepung gandum dan bentuknnya persegi dan lembaran panjang sedikit lebih tebal dari kulit pangsit, atau berbentuk lonjoran panjang. 

Bakmi atau mie, pada awal mulanya disebut “Pia”, yang dalm bahasa Mandarin disebut “Bing” (dibaca: Ping). Cara pemaskannya pun masih sama dengan jaman sekarang yaitu dicelupakan ke dalam air mendidih, lalu diangkat dan dimakan bersama dengan kuah yang telah dibumbui dengan bumbu-bumbu rempah yang khas.

Di Tiongkok, sampai sekarang pun masih terdapat banyak cara untuk pemasakkan bakmi, cara untuk membuat bakmi, serta cara untuk meramu bumbunya. Di Indonesia khususnya di Pulau Jawa, salah satu jenis bakmi yang terkenal tak lain adalah bakmi Jawa. Bakmi Jawa memiliki cita rasa yang berbeda-beda tergantung daerah dimana ia berasal.

Bakmi Jawa atau yang sering disebut dengan Mie Jowo adalah bakmi godog (rebus) yang dimasak dengan bumbu-bumbu rempah khas. Kebanyakan bakmi Jowo adalah bakmi rebus, Mie Jowo dimasak di atas anglo, yaitu tungku yang terbuat dari tanah liat dan pemanasannnya menggunakan api dari arang. Selain dengan direbus cara lain pemasakan Mie Jowo adalah dengan di goreng. Salah satu keistimewaan dari Mie Jowo ini adalah walaupun banyak pembeli yang memesan, juru masaknya memasak bakmi Jawa ini secara satu porsi. 

Ciri khas lain dari Mie Jowo ini adalah berisikan suwiran daging ayam kampong dan juga menggunakan telur ayam bebek atau ayam kampong.
Menurut sejarah, bakmi Jawa dulu banyak dijajakan di Yogyakarta dan sekitarnya serta di daerah Jawa Tengah. Penjual Mie Jowo biasanya berdagang mulai senja hingga tengah malam dan meletakkan gerobak tempat memasak bakmi di depan tempat usaha mereka di pinggir jalan yang ramai.

Mie Bangka

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mian (mie) bangka belitung sangat KHAS. Hanya ada di Bangka Belitung.Mie Bangka sudah menjadi makanan populer di kota-kota lain termasukJakarta. di Jakarta ada Mian Toboali baru buka dan langsung ramaidikunjungi oleh para Bangka di jakarta. di Bangka era 60-an terkenallahMian Ciong-Ciong lezat dan nikmat. Orang-orang yang hidup di PangkalPinang (Pinkong) Bangka, pastilah tahu soal ini. Sekarang masih ada dandiusahakan oleh putera-puterinya, salah satunya di Gang Singapur tempat.

Mie Bangka atau dikenal sebagai Bakmi Bangka adalah salah satu dari sekian banyak ciri khas kuliner masyarakat pulau Bangka. Masakan ini lebih dikenal sebagai Mien di pulau asalnya dan merupakan jenis masakan Khek / Hakka. Kelezatan, dan kemudahan penyajiannya membuat masakan ini sangat populer sehingga tersebar di banyak kota Indonesia. 

Biasanya Mie Bangka disajikan dengan potongan ayam kecap (halal) atau babi cincang (non halal), baso ikan, seafood (Ikan, Kepiting, dst), tahu kok (baso tahu asli Bangka yang berukuran 10 × 4 cm), pangsit, tauge dan sayur caisim. Bumbu pelengkapnya adalah lada, daun bawang, kecap asin, tongcai, jeruk kunci, garam, gula putih/gula pasir dan saus cabai pedas khas pulau Bangka.

Bagaimana Sahabat NusaPedia Apakah Artikel Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara sudah menambah khasanah ilmu pengetahuan anda mengenai keanekaragaman kuliner nusantara.nantikan Artikel Wisata Kuliner Indonesia lainnya,Hanya Di NusaPedia Magazine

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg