BREAKING NEWS

Cara Cerdas Agar Kamu Tetap Bisa Traveling Walau Sedang Berpuasa


Tips Berwisata Saat Berpuasa - Tips Travelling Saat Berpuasa - Sahabat TravelEsia Bulan Ramadhan Akhirnya Datang Menyambangi kita Semua,Bulan Puasa dimana semua umat muslim di wajibkan untuk tidak makan dan minum yang di mulai dari subuh hingga petang menyapa.Walau Pun Sahabat TravelEsia Sedang Berpuasa kegiatan Travelling kamu-kamu tetap bisa di lakukan tanpa harus mengorbankan puasa Sahabat TravelEsia Semua.

Tips Travelling Saat Berpuasa

Tips Travelling Saat Berpuasa

Bulan penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia telah datang. Ya, di bulan Ramadhan, umat Muslim akan menjalani ibadah puasa selama kurang lebih 30 hari.tidak jarang menjadi penyebab seseorang mengubah gaya hidupnya. Kamu suka jalan-jalan dan Tidak mau aktivitas jalan-jalanmu terhenti karena puasa? Tenang, asal kamu cerdas ada cara untuk mengakali agar tetap bisa aktif traveling di bulan puasa. Tidak hanya memuaskan hasrat berjalanmu, tetap aktif berkegiatan meski puasa akan menunjukkan bahwa tidak ada bentuk ibadah yang berniat membatasi manusia. Tinggal kitanya saja harus bijak mengambil sikap.

Mau Tahu Tips Travelling Saat Berpuasa.Berikut Caranya TravelEsia Rangkum Untuk Anda Semua.

1.Tentukan Tujuan Perjalanan Yang Mendukung Suasana Ramadhan

Tips Travelling sambil berpuasaPasti akan mengasyikkan jika di bulan suci ini Sahabat TravelEsia bisa melakukan perjalanan yang memberi warna baru dalam kegiatan ibadahmu. Pergi ke Aceh atau Daerah-daerah lain di indonesia yang memiliki wisata religius muslim tentunya, dimana kamu tidak hanya berkeliling namun juga bisa napak tilas jejak Para wali dan para sahabatnya. 

Maka, Aceh,medan dan Kampung Muslim Jogokariyan, Yogyakarta bisa jadi pilihan. Demi tidak kehilangan mood Ramadhan, carilah tempat yang bisa mengingatkanmu bahwa kamu bepergian di bulan puasa.

Di tempat tersebut gaung adzan, sholat berjamaah di masjid dan kegiatan menjelang buka akan banyak kamu temui. Kamu tidak akan kesulitan mencari momentum untuk menambah pahala. Dengan suasana seperti ini aura Ramadhan akan tetap terasa meski kamu jauh dari rumah.

2.Pack-Lightly, Kemas Barang Bawaan Seringkas Mungkin 
tips berpuasa
Tenagamu dalam keadaan normal dan saat sedang berpuasa tentu berbeda. Jika dalam keadaan tidak puasa kamu kuat menyandang carrier 65 liter kemanapun, ditengah lapar dan haus tentu kamu akan keok di tengah jalan. Kalau kamu tidak mempertimbangkan beban barang bawaan, bisa-bisa kamu terpaksa sering batal, deh. Apalagi jika berniat melakukan perjalanan panjang.

Kemaslah barang dengan seefisien mungkin. Pilih barang-barang yang ringan untuk dibawa. Sekarang sudah banyak traveling gear yang memang didesain khusus secara ringan, kok. Atur juga barang-barang tersebut sedemikian rupa, sehingga bebannya merata saat digendong. Metode berkemas yang baik akan meringankan beban yang harus kamu bawa sepanjang perjalanan.

3.Cukup Gunakan Daypack Atau Tas Kecil Saat Berkeliling
Travelling Saat Berpuasa
Masih soal barang bawaan. Selama bepergian di bulan Ramadhan, pastikan kamu memiliki tempat transit untuk meletakkan barang bawaanmu . Jangan bawa seluruh barang bawaan kemanapun kamu pergi karena akan memakan tenagamu.

Tinggalkan ransel atau kopermu di loker hostel atau titipkan di tempat penitipan barang pusat perbelanjaan. Kamu cukup membawa barang-barang yang kamu butuhkan untuk sight-seeing di tas kecil. Tidak perlu repot repot juga, ya. 

Kalau tidak berencana renang atau basah-basahan ya tidak perlu bawa baju ganti. Cukup kemas peta, kaca mata hitam, topi atau payung, ponsel, air minum untuk berbuka serta tidak ketinggalan dompet berisi uang dan dokumen penting.

Ini berguna untuk tidak menguras tenaga anda selama berpuasa.jadi bawalah barang-barang yang benar-benar di butuhkan selama perjalanan

4.Sahur Jangan Sampai Terlewat
Makan Sahur
Sumber tenagamu saat puasa hanya datang dari makanan yang kamu konsumsi saat sahur. Jika di rumah ibadah sunnah menjelang imsak ini bisa kamu lewatkan, tapi haram hukumya saat sedang dalam perjalanan. Walau hanya dengan menu sederhana, pastikan kamu tetap rutin makan sahur setiap hari.

Jangan lupa juga untuk memperbanyak konsumsi air putih dan menambahkan suplemen untuk menjaga kesehatan. Terlebih jika kamu bepergian ke negara yang kondisi cuacanya berbeda dari negara kita yang tropis. Kamu pasti tidak ingin liburanmu hancur hanya melewatkan sahur yang bisa kamu lakukan dalam 5-10 menit?

5.Manfaatkan Waktu Ibadah Sebagai Waktu Jeda Untuk Beristirahat
Traveler yang cerdas menyikapi bulan Ramadhan adalah dia yang bisa tetap jalan-jalan tapi tidak kehilangan esensi ibadah. Bagaimana caranya? Sebenarnya gampang kok sahabat TravelEsia. Tuhan sudah mengatur waktunya sedemikian rupa. Manfaatkan saja waktu ibadah wajibmu sebagai jeda untuk beristirahat ditengah perjalanan.

Selama bulan puasa Tidak ada salahnya kalau kamu mencoba untuk tetap sholat di awal waktu dalam setiap kesempatan. Walaupun ada kemudahan untuk men-jamak sholat, tapi akan lebih afdol bukan jika kamu tetap berpegang teguh pada kualitas? Selain menempa diri untuk meningkatkan performa sebagai hamba Tuhan, waktu ibadah juga bisa kamu gunakan untuk menghela nafas sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

6.Pilih Rute Transportasi Terpendek Dan Ternyaman 
Satu yang harus diingat saat traveling di bulan puasa: jangan sampai mengorbankan ibadahmu karena ingin hemat uang. Dari hostel tempat menginap sebenarnya Masjid Raya Medan Dan Istana Maimun tidak terlalu jauh, Dalam keadaan biasa kamu pasti memilih jalan kaki demi menghemat biaya transportasi. Tapi saat itu kamu lagi puasa dan cuaca sedang sangat terik. Jangan paksakan diri, ikhlaskan aja sedikit dana untuk menaikin becak.

Begitu juga kalau lagi jalan-jalan ke Jepang. Walau tiket murah Ju-Hachi Kippu sangat menggoda, tapi ingatlah betapa lama perjalanan harus kamu hadapi. Bagaimana sahur dan buka di perjalanan. Ditambah, apakah tenagamu kuat kalau digeber terus dalam moda transportasi yang tidak nyaman? Tujuanmu bukan jalan-jalan terus tidak puasa, kan?.

7.Bekali Dirimu Dengan Makanan Penambah Tenaga
 tips travelling saat berpuasa
Kurma, cemilan berbahan dasar oat, cokelat, madu siap minum dan minuman tinggi gula layak kamu tambahkan dalam ransel atau kopermu. Apalagi kalau kamu hendak bepergian keluar Indonesia, dimana makanan yang cocok untuk lidah Asiamu akan lebih sulit ditemui. Makanan dan minuman diatas bisa jadi penyelamatmu saat tiba-tiba harus sahur atau berbuka di jalan.

Membekali diri dengan makanan praktis kaya nutrisi yang bisa langsung disantap akan mempermudah perjalananmu. Kamu Tidak lagi perlu repot mencari hidangan untuk sahur atau membatalkan puasa kalau lagi di daerah yang Tidak ada rumah makan. Tinggal rogoh ransel dan hap! Perutmu terganjal untuk sementara waktu.

8.Manfaatkan Gadget-Mu Untuk Alat Ibadah
tisp travelling saat berpuasa
Sekarang pilihan gadget canggih sudah makin banyak. Kemajuan teknologi ini sepatutnya kamu manfaatkan juga dalam perjalanan di bulan Ramadhan. Ada banyak aplikasi yang bisa kamu unduh agar perjalananmu tetap bisa terisi dengan hal bermanfaat. Buat kamu yang menggunakan gadget berbasis Android atau iOS ada aplikasi yang bisa menunjukkan waktu sholat di seluruh dunia. tidak hanya itu, kamu juga bisa mengunduh aplikasi Al-Quran virtual yang bisa kamu baca sepanjang perjalanan.

Sekarang bahkan sudah banyak rekaman resital Al-Quran yang bisa kamu masukkan di pemutar musikmu. Daripada mendengarkan band kesukaanmu terus, tidak ada salahnya selama Ramadhan kamu menyumpal telinga dengan headset yang memutar Surat Ar-Rahman?

9.Cari Tiket Melawan Arus Mudik
tips travelling saat berpuasa
Traveling di bulan Ramadhan sebenarnya bisa jadi alternatif cerdik untuk menghemat biaya perjalanan. Terutama untuk perjalanan didalam negeri. Loh, kok bisa? Percaya nggak kalau dari tanggal 16 Juli-23 Juli mendatang harga tiket pesawat dari Jogja ke Jakarta hanya dibanderol 290 ribuan saja? Kalau kamu pintar memilih rute, traveling saat Ramadhan bahkan menjelang lebaran malah bisa hemat.

Kuncinya cari tiket yang melawan arus mudik. Menjelang lebaran, jangan pergi ke daerah — justru pergilah ke kota-kota besar tempat banyak perantau bekerja. Selain menikmati harga tiket murah kamu juga bisa jalan-jalan di kota tersebut dengan lebih tenang, karena semua pendatangnya sedang mudik ke daerah asal.

10.Jadi Relawan Di Tempat Ibadah
Ingin merasakan pengalaman lain dalam perjalanan sepanjang Ramadhan? Libatkan dirimu dalam kegiatan sosial. Kalau Sahabat TravelEsia jalan-jalan di daerah yang ada komunitas Muslimnya,Tidak ada salahnya kamu mencoba jadi relawan di tempat ibadah. Mulai dari nyiapin ta’jil, ngajar TPA, sampai ke beres-beres masjid.

Selain agar kamu tetap ingat beribadah, ada makna filosofis lain dibalik menjadi relawan di tempat ibadah. Merasakan dinamika ibadah di tempat baru akan membuatmu merasakan bahwa sejauh apapun kakimu melangkah, hal terdekat yang tetap terjangkau tangan adalah Tuhan.

11.Jangan Mengasihani Diri Dan Tetap Hargai Mereka Yang Tidak Berpuasa 
travelling saat berwisata
Seberat apapun tantangan yang kamu hadapi selama perjalanan, ingatlah esensi bahwa puasa tidak sepatutnya membuat kamu jadi manja. Bukankah makna dari puasa adalah menguatkan diri untuk menghadapi tantangan yang memborbardir di luar batas kemampuan? Sebaik-baik hamba adalah dia yang bisa berpuasa sembari melakukan aktivitas dengan kualitas yang lebih daripada hari biasa. 

Rekan sesama pejalan yang kamu temuitidak perlu tahu kalau kamu sedang berpuasa. Tidak perlu juga mereka sembunyi-sembunyi kalau mau makan demi menghormatimu. Justru kamulah yang punya tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa puasa tidak membatasimu dari apapun.

Bagaimana Sahabat TravelEsia Tips Travelling Saat Berpuasa yang TravelEsia Rangkum Untuk Anda semua. Ingatlah Sahabat TravelEsia Seberat apapun tantangan yang kamu hadapi selama perjalanan, ingatlah esensi bahwa puasa tidak sepatutnya membuat kamu jadi manja. Bukankah makna dari puasa adalah menguatkan diri untuk menghadapi tantangan yang memborbardir di luar batas kemampuan.TravelEsia Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi Kamu Yang Menjalankan.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg