BREAKING NEWS

Pantai Ora : Menikmati Keindahan Maladewa Ala Indonesia


Pantai Ora - Pantai Ora - Pantai Nan Cantik Dan Pasir Pantai Yang Putih Dan Bersih Tidak Hanya Terdapat Di Lombok Dan Pulau Bali,Resort - Resort Yang Tertata Rapi Di Atas Air laut Berwarna Biru Terang Dengan Konsep penginapan yang mengambang di atas pantai dan berbentuk rumah panggung.Keindahan Pantai Ora Dan Resortnya Serta pemandangan alamnya juga tak kalah jika dibandingkan dengan pantai Lanikai Oahu di Hawaii atau Pulau Maladewa

Pantai Ora

yang berada di kawasan timur Indonesia, tepatnya berada di Desa Saleman, Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah,Provinsi Maluku. Obyek wisata yang satu ini menawarkan wisata bahari yang sangat mengagumkan bahkan menjadikannya sebagai salah satu tempat favorit untuk berekreasi. Hal ini dikarenakan pengunjung di Pantai Ora akan sangat dimanjakan dengan panorama keindahan baharinya.

Bicara tentang Maladewa, pasti identik dengan resor-nya yang berada di atas laut. Ya, Pantai Ora juga punya fasilitas dan pemandangan yang hampir sama. Bedanya, beberapa pulau di Maladewa punya banyak resor

Dengan lokasi yang cukup terpencil, jauh dari pemukiman penduduk desa, Ora memberikan Anda momen liburan santai tanpa perlu merasa diganggu oleh siapapun. Tidak ada suara bising kendaraan, bahkan suara TV. Alih-alih bising, Anda malah akan mendapati suara burung dan beragam satwa yang berhabitat di bukit tepi pantai. 

Wisatawan juga bisa trekking melintasi hutan yang masih lestari di balik Negeri Sawai, menuju Pusat Pendidikan dan Rehabilitasi Satwa di Dusun Masihulan, Sawai, tempat melihat penangkaran burung kakaktua seram dan nuri seram. Jangan lupa melihat gua, air terjun, atau menghabiskan malam di pondok, di tengah hutan,

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Pantai yang sangat bersih akan menyambut kedatangan Anda. Pasir putihnya yang terang dan air lautnya yang biru tenang akan membuat Anda lupa dengan hiruk-pikuk kehidupan di kota besar. Belum lagi resort yang terbuat dari kayu menambah kesyahduan pemandangan pantai.

Resort kayu tersebut merupakan penginapan satu-satunya di Pantai Ora. Uniknya, resort di pantai ini tidak berada di atas daratan, tapi langsung di atas air laut. Jadi, ketika Anda membuka pintu kamar saat pagi hari, air laut seakan mengajak Anda untuk bermain bersama.

Keindahan tidak selesai sampai di situ saja, di dasar laut terlihat jelas ratusan terumbu karang yang benar-benar menakjubkan. Belum lagi ikan-ikan kecil yang menari-nari di sekitar terumbu karang. Tidak perlu menyelam, dari teras kamar penginapan saja Anda sudah bisa menikmati pemandangan luar biasa itu.
Puas dengan keindahan pantai, di sekitar resort terdapat perbukitan yang bisa Anda jelajahi. Kicauan burung dan sejuknya udara dijamin membuat Anda enggan untuk pergi dari sini.

Tidak Hanya Itu,Pengunjung dapat menikmati pantainya yang sangat bersih, air lautnya yang berwarna biru dengan ombak yang begitu tenang ditambah lagi kecantikan pasir putihnya hingga pemandangan dasar laut yang sangat mengagumkan. Menyelam dan menikmati keindahan surga bawah laut Pantai Ora yang sangat mempesona adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan di sini.

Keindahan ratusan terumbu karang yang sangat menakjubkan dapat kita saksikan di pantai ini. Selain itu, ikan-ikan kecil yang berwarna-warni seakan-akan menyambut kehadiran para wisatawan. Bahkan untuk dapat menikmati keindahan surga bawah laut tersebut, para wisatawan tidak perlu dalam-dalam menyelam, cukup 2-3 meter sudah dapat menyaksikan pemandangan yang sangat mengaggumkan tersebut.

Para pengunjung juga dapat melintasi Sungai Salawai. Sembari melintasi sungai tersebut, para wisatawan dapat menyaksikan bagaimana proses pembuatan sagu, pengambilan buah kelapa atau bisa juga melihat berbagai jenis burung di muara sungai Teluk Sulaiman. Setelah menikmati keindahan Pantai Ora tersebut, ada satu kegiatan lagi yang dapat dilakukan oleh para pengunjung yakni trekking melintasi hutan di balik negeri Sawai yang masih alami dan asri.

Tidak hanya sekedar melintasi hutan, namun ada satu lokasi yang sedikit tersembunyi yang dapat dikunjungi. Lokasi tersebut berupa pusat pendidikan dan rehabilitasi satwa yang berada di Dusun Masihulan. Di lokasi penangkaran ini wisatawan dapat menyaksikan penangkaran burung kakatua seram dan nuri seram. Bagi pengunjung yang menyukai perjalanan menantang bisa melanjutkan perjalanan berkunjung di air terjun dan gua yang berada di tengah hutan.

Terdapat pondokan yang memang sengaja dibagun oleh para penduduk sekitar. Bagi para pengunjung yang sudah kelelahan bisa menyewa resort yang tersedia di lokasi Pantai Ora. Resort tersebut dibangun diatas pantai dan berbentuk seperti rumah panggung. Resort yang hampir seluruh bagiannya terbuat dari kayu tersebut memang merupakan satu-satunya penginapan yang dapat disewa oleh para wisatawan. Memang penginapan tersebut tidaklah begitu mewah, namun dapat dipastikan penginapan tersebut akan memberikan rasa tersendiri bagi para pengunjung.

Saat tidur di resort ini akan terdengar jelas deburan ombak yang silih berganti dan saat pagi hari menjelang pun saat membuka jendela atau pintu kamar akan langsung disuguhi pemandangan air laut yang sangat indah. Hal inilah yang menjadikan nilai lebih dari pada resort di daerah lainnya

Setiap pagi, matahari yang merasuk melalui sela-sela bangunan, mengajak Anda untuk mengintip suguhan alam yang berada tepat di luar kamar. Hanya beberapa meter ke bawah, keindahan bawah laut sudah siap menanti untuk dikagumi. Gugusan terumbu karang berwarna-warni jelas terlihat dari atas permukaan sementara ratusan ikan beragam ukuran terlihat hilir mudik di sekitar terumbu karang yang menjadi habitat mereka. 

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Tidak sabar untuk segera berkunjung ke Ora? Pertama, Anda harus singgah ke Kota Ambon. Dari Ambon, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Seram. Anda bisa menggunakan kapal fery atau kapal cepat yang beroperasi 2 – 3x dalam seminggu. Apabila punya uang saku lebih, Anda juga bisa menggunakan pesawat perintis.

Dari ibukota Seram yakni Masohi, perjalanan sepanjang 85 km dapat ditempuh dengan mobil. Karena medan yang bisa dibilang tidak mulus, dibutuhkan setidaknya 4 jam. Sesampainya di Desa Saleman tepatnya di tepi Teluk Sulaeman, Anda tinggal menyewa perahu dan menempuh perjalanan laut sekitar 20 menit sebelum akhirnya sampai di Pantai Ora.

Untuk dapat menikmati semua keindahan dan keeksotikan Pantai Ora tersebut ada beberapa jalur yang dapat di tempuh oleh para wisatawan setelah tiba di Bandara Pattimura, Ambon:

Menggunakan taksi

Masyarakat Pantai Ora  sekitar menyebutnya dengan nama mobil pangkalan menuju Pelabuhan Tulehu selama 1 jam perjalanan. Dari Pelabuhan Tulehu dilanjutkan ke Pelabuhan Amahai, Maluku tengah menggunakan kapal cepat. Sesampainya di Pelabuhan Amahai dapat menggunakan angkutan umum menuju Masohi, Maluku Tengah. 

Di Masohi ini kebanyakan para wisatawan memilih untuk beristirahat penginapan terlebih dahulu. Baru esok pagi nya, wisatawan melanjutkan perjalanan ke Desa Saleman lokasi pantai tersebut dengan menempuh perjalanan sekitar 4 jam.

Menyewa mobil

Sewa mobil plus supir untuk langsung mengantarkan ke Pantai Ora dengan lama perjalanan sekitar hampir 1 hari 1 malam dengan menyusuri Desa Seram bagian barat dan Kabupaten Maluku Tengah.

Menggunakan maskapai perintis

Dari Bandara Pattimura, Ambon dapat memilih penerbangan menggunakan maskapai perintis ke Bandara Wahai, Pulau Seram. Kemudian dilanjutkan menggunakan kapal cepat Cantika Anugerah menuju ke Pelabuhan Amahai, Kota Mahi, Pulau Seram selama 2 jam perjalanan. Tarif kapal untuk kelas ekonomi sekitar Rp. 100.000 per orang dan untuk kelas VIP sekitar Rp. 150.000 per orang.

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Tarif menginapnya sekitar Rp 500.000,- per malam. Harga yang sepadan untuk sebuah pemandangan yang sangat eksotik. Di Pantai Ora ini terdapat penginapan.wisatawan juga dapat menemukan suasana lain dengan menginap di Negeri Sawai, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah. Negeri ini bersebelahan dengan Saleman. 

Dapat ditempuh melalui laut dari Saleman atau dari Jalan Trans Seram. Penginapan berlokasi di antara permukiman penduduk yang hampir 40 persen di antaranya membangun rumah di atas laut. Penginapan ini pun dibangun di atas laut dengan terumbu karang dan ikan karang beraneka warna menghiasi dasar laut.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu Kunjungan Terbaik Ke Pantai Ora Adalah Adalah Bulan April Hingga Agustus,Kondisi Air Yang Jernih Serta Kondisi Cuaca Dan Ombak yang Bersahabat sangat mempengaruhi Transportasi Atau Peyebrangan Dari Dan Akan Menuju Pulau Ora.Pada Bulan April Hingga Agustus kondisi air laut dalam kondisi yang sangat baik untuk anda gunakan snorklink dan menyelam disana

Know Before You Go

  • Pantai yang sangat bersih akan menyambut kedatangan Anda. Pasir putihnya yang terang dan air lautnya yang biru tenang akan membuat Anda lupa dengan hiruk-pikuk kehidupan di kota besar. Belum lagi resort yang terbuat dari kayu menambah kesyahduan pemandangan pantai.
  • Resort kayu tersebut merupakan penginapan satu-satunya di Pantai Ora. Uniknya, resort di pantai ini tidak berada di atas daratan, tapi langsung di atas air laut. Jadi, ketika Anda membuka pintu kamar saat pagi hari, air laut seakan mengajak Anda untuk bermain bersama.
  • Kegiatan-kegiatan ini bisa menyedot wisatawan sampai 500 orang setiap tahun. Mayoritas turis asing dari Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang. Bahkan, tahun ini, sudah 20 grup turis dari sejumlah negara yang pesan temmpat. Setiap grup berjumlah sedikitnya 10 orang.
  • Pecinta spesies burung juga akan dimanjakan dengan spesies burung Lusiala yang menempati tebing-tebing pipih di sisi terluar pulau. Sedikit lebih jauh ke pedalaman, Anda juga bisa mendapati habitat alami burung nuri dan kakatua, dua spesies endemik kebanggaan Manusela yang kerap membuat orang terkagum-kagum. Tentunya, Anda juga bisa menyeberang ke Sawai yang berada di sisi Ora.
    Kalau Anda gemar trekking, Anda harus mencoba trekking lebih jauh ke dalam Manusela dan menikmati beberapa spot terbaik seperti air terjun, gua dan beberapa mata air tawar. Yang perlu dilakukan hanyalah membayar pemandu lokal untuk menemani Anda menjelajah kawasan Manusela utara.
  • Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan.
  • Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk.
  • Kenakan sepatu atau sandal saat berjalan-jalan di pesisir pantainya untuk menghindari bulu babi yang kadang tidak terduga terinjak.
  • Pastikan Anda membawa peralatan untuk aktivitas bahari meski demikian di disni tersedia peralatan yang dapat disewa. Hal ini juga akan sangat membantu untuk mengurangi pengeluaran uang di lokasi.
  • Bekali diri Anda dengan makanan. Mulai dari makanan kecil untuk di perjalanan sampai air mineral yang banyak. Sedikit sulit mencari warung-warung di pantai mekaki
  • Setiap pengunjung dilarang mengganggu, merusak, mengambil, atau berburu flora, fauna dan ekosistemnya.
  • Karena penerangan yang minim tanpa listrik, jangan lupa membawa senter. Bawa pula obat-obatan pribadi termasuk obat antiseptik. Karena air bersih agak susah, bawa juga jel antiseptik untuk tangan dan tisu basah.
  • Untuk kamera, sebaiknya bawa kamera bawah air serta kamera tele untuk mengabadikan lumba-lumba. Bawa plastik kedap air untuk menaruh barang-barang agar tak terkena air. Lotion anti nyamuk juga tak salahnya dibawa. Selain juga pelembab tabir surya
  • Selama berlibur di Ora, Anda tidak hanya dapat menikmati cantiknya pantai dan bawah laut, tetapi juga kejutan di Taman Nasional Manusela. Berbatasan langsung dengan Manusela, Anda bisa mulai menjelajahinya dengan mengunjungi Sungai Salawai, habitat alami buaya air tawar.
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik untuk Menikmati Keindahan Maladewa Ala Indonesia.Jika Anda Berkunjung Provinsi Maluku Khususnya Ke Kabupaten Maluku Tengah,Jadikanlah Pantai Ora Sebagai Destinasi Wisata Anda.Mari Kita Dukung Indonesia Sebagai Destinasi Wisata Dunia

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg