BREAKING NEWS

Pantai Tangsi : Panorama Pantai Pink Lombok


Pantai Tangsi - Pantai pink - Pantai berpasir kuning kecoklatan mungkin sudah biasa. Pantai berpasir putih tentu sangat menjejukkan mata. Lalu bagaimana dengan pantai berpasir pink? Terbanglah ke Pulau Lombok, maka mata Anda dimanjakan dengan hamparan pasir berwarna pink yang masih sangat bersih.

Pantai Pink atau Tangsi

merupakan salah satu objek wisata pantai Lombok yang kini sedang ramai dibicarakan karena kekhasan warna pasirnya yang merah muda atau pink. Pantai Tangsi, sebenarnya bukanlah temuan baru, namun karena lokasi dan infrastruktur jalannya kurang memadai menjadikan Pantai Tangsi kurang terekspos oleh wisatawan dan juga media. Padahal, siapapun yang datang berkunjung ke Pantai Tangsi akan dibuat terkagum-kagum oleh keindahan alamnya.

Masyarakat lokal menyebutnya Pantai Tangsi, meski nama ini kian terkubur oleh sebutan Pantai Pink. Disebut pink karena pasirnya berwarna putih bercampur serpihan terumbu karang warna merah. Jika terkena air laut, dan sinar matahari sore atau pagi, butiran-butiran pasir halusnya berubah warna menjadi merah muda. Kabarnya, di dunia ada tujuh pantai yang pasirnya berwarna merah muda seperti di Bahama, se- dangkan di Indonesia ada juga di Pulau Komodo.

Adapun nama Tangsi dikarenakan seputar kawasan itu, seperti Pantai Tanjung Ringgit— berhadapan dengan Samudra Indonesia, atau 1 kilometer tenggara Pantai Pink—dijadikan markas tentara Jepang dalam Perang Dunia II.

Adanya meriam di Pantai Tanjung Ringgit sekitar 1 kilometer dari Pantai Pink ini, ataupun goa dengan lorong yang menembus perut bukit sepanjang sekitar 50 meter yang berhadapan dengan Pantai Pink,

adalah bukti yang memperkuat bahwa sekitar wilayah itu sebagai barak militer tentara Dai Nippon.

Artinya berwisata ke Pantai Pink selain menyaksikan panorama alam pesisirnya yang ”tampil beda” sekaligus melakukan wisata sejarah.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Hamparan pantai pasir pink merupakan salah satu ciri khas yang tidak dimiliki oleh objek wisata pantai di Indonesia, kecuali pulau Komodo. Pulau Komodo merupakan salah satu pulau wisata di Indonesia yang menawarkan wisata pantai pasir pink. Sebagai pantai dengan warna pasirnya yang unik, Pantai Tangsi cukup menarik untuk dikunjungi walau belum tersedia fasilitas yang memadai. Namun, keindahan alamnya patut diacungi jempol. 

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, tangsi berarti  asrama atau barak. Entah bagaimana sejarahnya pantai berpasir pink ini diberi nama Tangsi, namun pada kenyataannya memang ada bekas markas tentara Jepang di sini, yaitu berupa gua  buatan dan meriam peninggalan penjajah Belanda. Namun, seiring dikenalnya Pantai Tangsi sebagai pantai berpasir pink, lama kelamaan lebih banyak orang yang menyebutnya pantai Pink.

Jika diperhatikan lebih dekat, warna pasir Pantai Tangsi sebenarnya adalah putih. Namun, karena bercampur dengan serpihan terumbu karang berwarna pink dan seiring dengan prosesi alam, serpihan terumbu karang tersebut menyatu dengan pasir putih sehingga menjadikan pasir putih berubah warna menjadi nampak pink. Warna pinknyapun akan semakin jelas jika terkena air laut dan terpapar sinar matahari. Selain warna pasirnya yang unik, Pantai Tangsi masih memiliki sesuatu yang pantas untuk dibanggakan, yaitu letaknya yang dikelilingi oleh tebing-tebing yang cukup tinggi menjadikannya nampak begitu mengagumkan. Untuk memuaskan keinginan pengunjung menyaksikan panorama alam yang luar biasa, di atas tebing terdapat berugak atau pendopo yang sengaja disediakan untuk para wisatawa yang ingin menikmati  panorama hamparan pasir yang luas dan laut yang memukau.

Adanya meriam di Pantai Tanjung Ringgit sekitar 1 kilometer dari Pantai Pink ini, ataupun goa dengan lorong yang menembus perut bukit sepanjang sekitar 50 meter yang berhadapan dengan Pantai Pink, adalah bukti yang memperkuat bahwa sekitar wilayah itu sebagai barak militer tentara Dai Nippon. Artinya berwisata ke Pantai Pink selain menyaksikan panorama alam pesisirnya yang ”tampil beda” sekaligus melakukan wisata sejarah.

Pantai Pink di Lombok Timur ini bertetangga dengan beberapa pantai di kiri-kanannya, seperti Pantai Temeak dan Pantai Colong yang juga berpasir putih. Mereka dipisahkan oleh bukit karang sehingga untuk mengunjungi dua pantai ini cukup berjalan kaki dan mendaki bukit itu. Hanya saja, beberapa kawasan pesisir itu justru sudah ”dikuasai” para pemilik modal.

Dari atas tebing itu, wisatawan umumnya menyaksikan panorama alam laut lepas, degradasi warna air laut, ditambah serakan gumpalan awan yang berarak, membuat suasana sepi pantai terasa sangat romantis.

Lanskapnya yang datar cocok untuk berkemah. Air lautnya yang jernih mengundang hasrat untuk mandi. ”Malah belum sah rasanya ke Pantai Pink kalau Anda tidak mandi,” kata Iswan Rahmadi, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berpromosi.

Tapak pantainya pun lumayan lebar dengan panjang dari ujung timur ke barat sekitar 500 meter. Bila berjemur di atas pasirnya yang halus laksana tidur di atas kasur empuk. Asalkan cuaca cerah, Anda bisa menyaksikan Gunung Rinjani yang berada di utara pantai itu.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Untuk sampai ke pantai Pink yang berlokasi di desa kecil Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur dibutuhkan waktu sekitar dua jam dari kota Mataram. Waktu yang cukup lama, namun semuanya akan terbayar setelah sampai di pantai Pink. Selain itu, ombaknya yang cukup tenang menjadikanPantai Pink  sebagai pantai yang aman untuk bermain-main dan berenang. Selain berenang, wisatawan juga dapat mencoba menikmati keindahan bawah lautnya dengan snorkeling. Walau belum terlalu dikenal, Pantai Pink patut untuk dikunjungi.

Tidak cukup dengan menikmati keindahan alam Pantai Pink, kita juga bisa menyewa perahu nelayan setempat. Anda bisa berkeliling di gugusan pulau-pulau kecil yang berada sekitar 2 kilometer dari bibir Pantai Pink. Tarifnya hanya Rp 10.000 per orang dan perahu bisa memuat sekitar 8-10 orang.
Untuk mencapai lokasi Pantai Tangsi / Pantai Pink membutuhkan waktu dua jam dari Kota Mataram, jarak yang lumayan jauh. Rutenya sama persis dengan Rute menuju Tanjung Ringgit, karena memang lokasi keduanya berdekatan. Hanya saja Pintu masuk Pantai Tangsi berada di sebelah kiri, sekitar 1 KM sebelum Tanjung Ringgit. Nah di Pintu masuknya itu ada petunjuk/ rambu kecil disebelah kiri jalan bertuliskan “Pantai PINK 50 meter”

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Lantaran fasilitas dan transportasi umum ke Pantai Pink belum tersedia sebaiknya menyewa mobil atau sepeda motor dari Mataram. Perjalanan Mataram-Pantai Pink ditempuh 2,5 jam. Fasilitas akomodasi pun masih minim, meski kalau mau menginap ada beberapa bungalo yang dikelola pemodal, berjarak sekitar 4 kilometer dari pantai ini, dengan tarif 185 dollar AS (Rp 1,7 juta) per malam.

Lebih baik juga membawa bekal sendiri karena di sana tidak ada warung. Kalau sekadar mau minum, ada warga setempat menyediakan minuman air mineral, atau kopi saset, maupun mi instan.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Gufran mengatakan, Pemkab Lombok Timur menganggarkan dana untuk pengadaan fasilitas, perbaikan jalan agar memudahkan akses bagi wisatawan yang melancong ke Pantai Pink.

Terbatasnya angkutan ditopang pula oleh buruknya jalan sepanjang 14 km mulai dari jalan utama ke pantai tersebut. Jalan aspalnya mengelupas, menampakkan ”keasliannya”: jalan tanah, berlubang, bergelombang, disertai sejumlah tanjakan. Jalan yang melintasi kawasan hutan lindung Sekaroh ini berdebu saat kemarau. Ketika musim hujan, jalan bertanah liat ini di beberapa tempat menjadi ”bubur”, bak monster yang melumat roda kendaraan sehingga ”jalan di tempat”.

Namun, segala penat dalam perjalanan akan terbayar oleh fenomena eksotis Pantai Pink yang nan elok. Biar percaya, silakan buktikan sendiri. 

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Pantai Tangsi Memiliki Iklim bertipe Monsoon yang dipengaruhi oleh angin timur yang kering. Curah hujan berkisar antara 900-1.600 mm/tahun dan suhu udara antara 27° - 30° C dengan bulan kering per tahun rata-rata 9 bulan. Antara bulan Agustus hingga Desember bertiup angin cukup kencang dari arah Selatan.

Musim hujan pada bulan November-April, sedangkan musim kemarau pada bulan April-Oktober dengan curah hujan tertinggi pada bulan Desember-Januari.

Namun secara faktual, perkiraan tersebut sering berubah sesuai dengan kondisi global yang mempengaruhi.Saat terbaik untuk mengunjungi Pantai Tangsi Ini Adalah April-Oktober

Know Before You Go

  • Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa.
  • Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan.
  • Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk.
  • Kenakan sepatu atau sandal saat berjalan-jalan di pesisir pantainya untuk menghindari bulu babi yang kadang tidak terduga terinjak.
  • Pastikan Anda membawa peralatan untuk aktivitas bahari meski demikian di disni tersedia peralatan yang dapat disewa. Hal ini juga akan sangat membantu untuk mengurangi pengeluaran uang di lokasi.
  • Rencananya kawasan ini dilengakapi beragam fasilitas pendukung : sarana MCK, aula serba guna, lapangan bola volli dan fasilitas outbond. Tak sabar rasanya ingin melihat Pantai Tangsi makin berkilau mempersiapkan diri menyambut wisatawan di penghujung tahun ini. Apakah anda salah satunya?
  • Bekali diri Anda dengan makanan. Mulai dari makanan kecil untuk di perjalanan sampai air mineral yang banyak. Sedikit sulit mencari warung-warung di pantai mekaki
  • Setiap pengunjung dilarang mengganggu, merusak, mengambil, atau berburu flora, fauna dan ekosistemnya.
  • Karena penerangan yang minim tanpa listrik, jangan lupa membawa senter. Bawa pula obat-obatan pribadi termasuk obat antiseptik. Karena air bersih agak susah, bawa juga jel antiseptik untuk tangan dan tisu basah.
  • Untuk kamera, sebaiknya bawa kamera bawah air serta kamera tele untuk mengabadikan lumba-lumba. Bawa plastik kedap air untuk menaruh barang-barang agar tak terkena air. Lotion anti nyamuk juga tak salahnya dibawa. Selain juga pelembab tabir surya.
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik untuk Menjelajahi segala keunikan Pantai Tangsi Yang memiliki keunikan Panorama Pantai Pink,Jika Anda berkunjung ke Pulau Lombok,Sempatkanlah Untuk Mengunjungi Pantai Tangsi dan Pantai Mekaki sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg